Erdogan pada Armenia: Segera Angkat Kaki dari Nagorno-Karabakh!

Selasa, 29 September 2020 - 03:26 WIB
loading...
Erdogan pada Armenia:...
Presiden Turki, Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Armenia harus segera menarik diri dari yang dia katakan wilayah Azerbaijan yang diduduki. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Turki , Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Armenia harus segera menarik diri dari yang dia katakan wilayah Azerbaijan yang diduduki. Erdogan juga mengatakan, sudah waktunya untuk mengakhiri krisis di wilayah yang memisahkan diri setelah kembali terjadi bentrokan antara pasukan Azerbaijan dan Armenia.

Sedikitnya 21 orang tewas pada Senin dalam hari kedua pertempuran sengit di Nagorno-Karabakh, sebuah wilayah di dalam Azerbaijan yang dikelola oleh etnis Armenia. Ankara telah menjanjikan dukungan penuh untuk Azerbaijan dalam konflik tersebut.

"Sudah waktunya untuk mengakhiri krisis di kawasan itu, yang dimulai dengan pendudukan Nagorno-Karabakh. Kawasan itu akan kembali melihat perdamaian setelah Armenia segera menarik diri dari tanah Azerbaijan yang didudukinya," kata Erdogan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (29/9/2020).

Dia lalu mengatakan kelompok Minsk, yang dipimpin oleh Rusia, Prancis dan Amerika Serikat (AS) dan menengahi antara Armenia dan Azerbaijan, telah gagal menyelesaikan masalah tersebut selama hampir 30 tahun. ( Baca juga: Mantan Anggota Parlemen Partainya Erdogan Tertular Covid-19 di Penjara )

"Azerbaijan harus menangani sendiri masalahnya, apakah mereka suka atau tidak. Turki akan terus mendukung Azerbaijan dengan semua sumber daya dan hatinya," ungkap pemimpin Turki tersebut.

Namun, Erdogan tidak secara langsung membahas apakah Turki saat ini memainkan peran aktif dalam konflik tersebut, seperti yang dikatakan Armenia. ( Baca juga: Turki Sebut Armenia Biang Kerok Dalam Pertempuran Baru di Nagorno-Karabakh )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved