Turki Sebut Armenia Biang Kerok Dalam Pertempuran Baru di Nagorno-Karabakh

Senin, 28 September 2020 - 00:04 WIB
loading...
Turki Sebut Armenia...
Turki mendesak Armenia untuk segera menghentikan apa yang disebutnya permusuhan terhadap Azerbaijan yang dapat membuat wilayah itu terbakar. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Turki mendesak Armenia untuk segera menghentikan apa yang disebutnya permusuhan terhadap Azerbaijan yang dapat membuat wilayah itu terbakar. Pernyataan ini menyusul bentrokan terbaru antara pasukan Armenia dan Azerbaijan terkait wilayah Nagorno-Karabakh.

Armenia mengumumkan darurat militer dan memobilisasi penduduk pria setelah bentrokan terbaru. Turki mengutuk Armenia atas apa yang dikatakannya sebagai provokasi terhadap Azerbaijan.

"Hambatan terbesar bagi perdamaian dan stabilitas di Kaukasus adalah sikap bermusuhan Armenia dan harus segera berbalik dari permusuhan yang akan membuat kawasan itu terbakar," kata Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar.

"Ankara akan mendukung Baku dengan semua sumber dayanya," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (28/9/2020). ( Baca juga: Suriah Sebut Turki Rezim Nakal Sponsor Terorisme )

Azerbaijan dan Armenia telah lama berselisih tentang Nagorno-Karabakh, wilayah yang sebagian besar beretnis Armenia di Azerbaijan, yang mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1991. Gencatan senjata disepakati pada tahun 1994, tapi kedua belah pihak sering saling menuduh melakukan serangan.

Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay mengatakan Armenia telah melanggar gencatan senjata dengan serangan terbaru dan menyerukan masyarakat internasional untuk melihat dengan seksama, dan memisahkan yang benar dari yang salah".

"Provokator bersertifikat Armenia sekali lagi menunjukkan kepada dunia apa yang mereka pahami dari hak, hukum, janji yang dibuat dan gencatan senjata. Turki berdiri bersama Azeri bersaudara, dengan cara apa pun yang dibutuhkan," ucap Oktay. ( Baca juga: Barata Ekspor Komponen Pembangkit Listrik ke Armenia )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved