Perang Nagorno-Karabakh: Azerbaijan Menyerang dengan F-16 Turki, Puluhan Tewas
Senin, 28 September 2020 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
"Angkatan bersenjata Azerbaijan dilengkapi dengan persenjataan paling canggih milik tentara Turki," paparnya. Pihak Nagorno-Karabakh juga menuduh pasukan Azerbaijan melepaskan tembakan ke arah warga sipil dan infrastruktur sipil di ibu kotanya; Stepanakert. (Baca juga : Masker Ber-SNI Tak Urgen, Malah Persulit Kampanye Protokol Covid-19 )
Angkatan bersenjata Nagorno-Karabakh menyita tank BMP-3 dan 10 kendaraan lapis baja lainnya dengan perangkat keras militer milik Azerbaijan. Penyitaan kendaraan perang ini dikonfirmasi juru bicara Kementerian Pertahanan Armenia Shushan Stepanyan pada Minggu. (Baca: Turki Sebut Armenia Biang Kerok Pertempuran Baru di Nagarno-Karabakh )
"Sebagai hasil dari serangan balik unit Angkatan Darat Pertahanan (Nagorno-Karabakh), 11 buah kendaraan lapis baja musuh dengan peralatan tempur mereka disita, termasuk BMP-3," kata Stepanyan di Facebook.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan pihaknya melancarkan serangan balasan untuk menekan aktivitas tempur Armenia dan menjamin keselamatan penduduknya.
Sebaliknya, pihak Armenia juga mengklaim melakukan apa yang mereka sebut tindakan membela diri. "Mari kita berdiri teguh di belakang negara kita, pasukan kita dan kita akan menang. Hidup tentara Armenia yang agung!" tulis Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan di akun Facebook-nya.
Azerbaijan dan Armenia telah bentrok untuk memperebutkan kendali atas wilayah Nagorno-Karabakh sejak awal 1990-an. Sejak berakhirnya Perang Nagorno-Karabakh pada tahun 1994, perwakilan dari pemerintah Armenia dan Azerbaijan telah mengadakan pembicaraan damai yang dimediasi oleh OSCE Minsk Group tentang status sengketa kawasan itu. (Baca juga: Rusia Desak Gencatan Senjata di Nagarno-Karabakh )
Angkatan bersenjata Nagorno-Karabakh menyita tank BMP-3 dan 10 kendaraan lapis baja lainnya dengan perangkat keras militer milik Azerbaijan. Penyitaan kendaraan perang ini dikonfirmasi juru bicara Kementerian Pertahanan Armenia Shushan Stepanyan pada Minggu. (Baca: Turki Sebut Armenia Biang Kerok Pertempuran Baru di Nagarno-Karabakh )
"Sebagai hasil dari serangan balik unit Angkatan Darat Pertahanan (Nagorno-Karabakh), 11 buah kendaraan lapis baja musuh dengan peralatan tempur mereka disita, termasuk BMP-3," kata Stepanyan di Facebook.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan pihaknya melancarkan serangan balasan untuk menekan aktivitas tempur Armenia dan menjamin keselamatan penduduknya.
Sebaliknya, pihak Armenia juga mengklaim melakukan apa yang mereka sebut tindakan membela diri. "Mari kita berdiri teguh di belakang negara kita, pasukan kita dan kita akan menang. Hidup tentara Armenia yang agung!" tulis Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan di akun Facebook-nya.
Azerbaijan dan Armenia telah bentrok untuk memperebutkan kendali atas wilayah Nagorno-Karabakh sejak awal 1990-an. Sejak berakhirnya Perang Nagorno-Karabakh pada tahun 1994, perwakilan dari pemerintah Armenia dan Azerbaijan telah mengadakan pembicaraan damai yang dimediasi oleh OSCE Minsk Group tentang status sengketa kawasan itu. (Baca juga: Rusia Desak Gencatan Senjata di Nagarno-Karabakh )
Lihat Juga :