Trump Tunjuk Hakim Wanita Konservatif Jadi Hakim Agung

Minggu, 27 September 2020 - 11:40 WIB
loading...
Trump Tunjuk Hakim Wanita...
Presiden AS, Donald Trump, memilih Hakim Amy Coney Barrett sebagai calon hakim Mahkamah Agung. Foto/Fox40
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump , memilih Hakim Amy Coney Barrett sebagai calonnya di Mahkamah Agung. Barrett ditunjuk untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Hakim Ruth Bader Ginsberg yang meninggal.

Presiden AS itu membuat pengumuman dengan Barrett di sisinya dalam sebuah upacara di Taman Mawar Gedung Putih pada Sabtu waktu setempat.

"Hari ini merupakan kehormatan bagi saya untuk menominasikan salah satu pemikir hukum paling cemerlang dan berbakat di negara kita ke Mahkamah Agung," kata Trump seperti dilansir dari Reuters, Minggu (27/9/2020).

Gedung Putih didekorasi dengan bendera Amerika untuk upacara yang diatur dengan cara yang mirip dengan hari ketika Presiden Bill Clinton mencalonkan Ginsburg pada 1993. Ada kerumunan yang padat pada upacara tersebut, sebagian besar tidak mengenakan masker meskipun ada pandemi virus Corona.(Baca juga: 200 Ribu Warga AS Meninggal Akibat Covid-19, Trump: Memalukan )

Barrett diperkirakan akan memulai panggilan kesopanan tradisional pada senator individu pada hari Selasa.

"Sidang konfirmasi Komite Kehakiman Senat akan dimulai 12 Oktober," kata Trump.

Seperti dua orang yang ditunjuk Trump sebelumnya, Neil Gorsuch pada tahun 2017 dan Brett Kavanaugh pada tahun 2018, Barrett masih cukup muda sehingga dia dapat bertugas selama beberapa dekade dalam pekerjaan seumur hidup, meninggalkan jejak konservatif yang langgeng. Barrett adalah calon hakim Mahkamah Agung termuda sejak Clarence Thomas yang konservatif berusia 43 tahun pada tahun 1991.

Barrett, seorang Katolik Roma yang taat, memperoleh gelar sarjana hukum dan mengajar di Universitas Notre Dame di Indiana. Ia ditunjuk oleh Trump untuk Pengadilan Banding Sirkuit AS ke-7 yang berbasis di Chicago pada tahun 2017 dan merupakan favorit dari kaum konservatif religius, kelompok kunci konstituen Trump.

Jika dikonfirmasi oleh Senat untuk menggantikan ikon hakim liberal Ruth Bader Ginsburg, yang meninggal pada usia 87 tahun pada 18 September lalu, Barrett akan menjadi wanita kelima yang pernah bertugas di pengadilan dan akan mendorong mayoritas konservatifnya menjadi 6-3.(Baca juga: Trump Tolak Transisi Kekuasaan Berjalan Mulus )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved