China Tolak Tuduhan Hancurkan Ribuan Masjid di Xinjiang
Sabtu, 26 September 2020 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
“Bersama upaya tekanan lain untuk menyusun ulang kehidupan budaya dan sosial Uighur dengan mengubah atau menghapus budaya, musik, rumah dan bahkan makanan Uighur, kebijakan pemerintah China secara aktif menghapus dan mengubah elemen kunci warisan budaya mereka yang terlihat,” ungkap laporan ASPI. (Baca Juga: Nenek di India Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh Majalah Time)
Untuk merespon laporan itu, juru bicara Kemlu China Wang Wenbin menyebut laporan itu hanya rumor. Menurut dia, ASPI menerima dana asing untuk mendukung berbagai kebohongan terhadap China. (Baca Infografis: Macron-Rusia: Beri Kami Jawaban atau Tanggung Akibat)
“Jika kita lihat pada angka, di sana lebih dari 24.000 masjid di Xinjiang yang lebih dari 10 kali lipat dibandingkan di Amerika Serikat. Ini artinya ada satu masjid untuk setiap 530 Muslim di Xinjiang, yang lebih banyak masjid per kapita dibandingkan kebanyakan negara-negara Muslim,” kata Wenbin. (Lihat Video: Sepeda Kayu dari Limbah Kayu Pinus)
Untuk merespon laporan itu, juru bicara Kemlu China Wang Wenbin menyebut laporan itu hanya rumor. Menurut dia, ASPI menerima dana asing untuk mendukung berbagai kebohongan terhadap China. (Baca Infografis: Macron-Rusia: Beri Kami Jawaban atau Tanggung Akibat)
“Jika kita lihat pada angka, di sana lebih dari 24.000 masjid di Xinjiang yang lebih dari 10 kali lipat dibandingkan di Amerika Serikat. Ini artinya ada satu masjid untuk setiap 530 Muslim di Xinjiang, yang lebih banyak masjid per kapita dibandingkan kebanyakan negara-negara Muslim,” kata Wenbin. (Lihat Video: Sepeda Kayu dari Limbah Kayu Pinus)
(sya)
Lihat Juga :