Keluarga Breonna Taylor: Orang Kulit Hitam Terus Sekarat di Tangan Polisi AS

Sabtu, 26 September 2020 - 06:40 WIB
loading...
Keluarga Breonna Taylor:...
Demonstran berkumpul di luar Departemen Kehakiman AS sebelum berbaris ke Gedung Putih untuk menyerukan keadilan bagi Breonna Taylor pada 23 September 2020. Foto/Jahi Chikwendiu /The Washington Post
A A A
KENTUCKY - Keluarga Breonna Taylor berbicara untuk pertama kalinya sejak grand juri (majelis hakim) di Kentucky mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan untuk tidak menuntut tiga petugas polisi atas pembunuhan pekerja medis berusia 26 tahun tersebut pada bulan Maret.

Ibu Taylor, Tamika Palmer, pada hari Jumat menghadiri konferensi pers di taman pusat kota Louisville yang telah menjadi fokus protes dan peringatan sementara untuk Taylor. Pekerja medis berkulit hitam itu ditembak mati di apartemennya setelah polisi menerobos masuk dan mengumbar peluru selama investigasi yang gagal.

Ketika Palmer menangis dan terlalu kesal untuk berbicara, Bianca Austin, saudara perempuan Palmer dan bibi Taylor, membacakan pernyataan yang ditulis oleh Palmer. (Baca: Pesan Menyayat Hati Bocah Autis Korban Penembakan Polisi AS )

"Ketahuilah ini: Saya seorang wanita kulit hitam yang marah," bunyi pernyataan Palmer. "Marah karena wanita kulit hitam kita terus sekarat di tangan petugas polisi...Anda merampok dunia seorang ratu."

Demonstran di Louisville berkumpul pada hari Jumat untuk protes malam ketiga. Pawai yang membentang sekitar satu blok di sepanjang jalan pusat kota dimulai beberapa jam sebelum jam malam pukul 21.00 dimulai. Palmer dan anggota keluarga lainnya berjalan.

“Sebutkan namanya, Breonna Taylor,” teriak para pengunjuk rasa, dan kemudian berteriak lagi; “Jalan siapa? Jalanan kita!"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Berita Terkini
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved