Navalny Berterima Kasih pada Teman-teman yang Tak Dikenal
Jum'at, 25 September 2020 - 21:05 WIB
loading...
Politisi oposisi Rusia Alexei Navalny bersama istrinya. Foto/REUTERS
A
A
A
BERLIN - Politisi oposisi Rusia Alexei Navalny menyatakan dia menyerahkan nyawanya pada para pilot yang mendarat darurat saat dia pingsan dalam penerbangan bulan lalu.
Paramedis kemudian menyatakan dia terkena racun dan menyuntiknya dengan atropine.
Navalny berterima kasih pada teman-teman baik tak dikenal dalam serangkaian posting Instagram yang mengunggah kondisi terbaru dalam proses pemulihannya.
“Sejauh saya paham, rencana para pembunuh sederhana: saya akan merasa buruk 20 menit setelah lepas landas, setelah 15 menit selanjutnya saya akan meninggal,” kata Navalny , yang pingsan beberapa saat setelah penerbangannya lepas landas dari kota Tomsk, Siberia, pada 20 Agustus.
“Bantuan medis akan dijamin tak bisa didapatkan dan pada jam kemudian saya akan melanjutkan perjalanan saya dalam kantong plastik hitam di kursi barisan terakhir, menakuti para penumpang yang pergi ke toilet,” kata dia dalam humor sinis.
Meski dia tidak diizinkan membuat partai politik, Navalny menjadi duri bagi Presiden Rusia Vladimir Putin selama dekade lalu. Navalny menggunakan YouTube dan Instagram untuk merilis investigasi korupsi resmi.
Pria 44 tahun itu berterima kasih pada para pilot yang membawa pesawat ke Omsk, meski ada ancaman bom di bandara itu.
Paramedis kemudian menyatakan dia terkena racun dan menyuntiknya dengan atropine.
Navalny berterima kasih pada teman-teman baik tak dikenal dalam serangkaian posting Instagram yang mengunggah kondisi terbaru dalam proses pemulihannya.
“Sejauh saya paham, rencana para pembunuh sederhana: saya akan merasa buruk 20 menit setelah lepas landas, setelah 15 menit selanjutnya saya akan meninggal,” kata Navalny , yang pingsan beberapa saat setelah penerbangannya lepas landas dari kota Tomsk, Siberia, pada 20 Agustus.
“Bantuan medis akan dijamin tak bisa didapatkan dan pada jam kemudian saya akan melanjutkan perjalanan saya dalam kantong plastik hitam di kursi barisan terakhir, menakuti para penumpang yang pergi ke toilet,” kata dia dalam humor sinis.
Meski dia tidak diizinkan membuat partai politik, Navalny menjadi duri bagi Presiden Rusia Vladimir Putin selama dekade lalu. Navalny menggunakan YouTube dan Instagram untuk merilis investigasi korupsi resmi.
Pria 44 tahun itu berterima kasih pada para pilot yang membawa pesawat ke Omsk, meski ada ancaman bom di bandara itu.
Lihat Juga :