Kazakhstan Berbagi Aspirasi untuk Dunia Damai dan Sejahtera
Jum'at, 25 September 2020 - 18:36 WIB
loading...
A
A
A
Presiden menyerukan refleksi pada pemenuhan kewajiban moral terkait pembangunan paradigma untuk Dunia Baru. Dia juga menjelaskan bagaimana kemanusiaan telah mencapai momen buat atau hancur bagi kemanusiaan.
“Sebagai presiden negara saya dan mantan manajer senior PBB, saya sangat tidak sepakat. Lebih dari itu, kita harus mengendalikan kuda harapan kita, tidak mundur karena takut. Kita harus menggalang upaya mengejar idealisme bersama, tidak meninggalkannya. Kita harus terus membangun komunitas berbasis aturan, tidak kembali pada kondisi tanpa hukum,” ujar dia. (Baca Juga: Raja Malaysia Dirawat di Rumah Sakit, Pertarungan Kekuasaan Berlarut)
Presiden mengutip pernyataan dari filosof dan pujangga besar Kazakhstan Abai Qunanbaiuly sebagai formula dalam interaksi global. (Baca Infografis: Macron-Rusia: Beri Kami Jawaban atau Tanggung Akibat)
“Semua yang dibutuhkan umat manusia adalah cinta, kasih sayang, tindakan berani, perbuatan dan perhatian,” ungkap Presiden Tokayev. (Lihat Video: Polisi Segel Klinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat)
“Sebagai presiden negara saya dan mantan manajer senior PBB, saya sangat tidak sepakat. Lebih dari itu, kita harus mengendalikan kuda harapan kita, tidak mundur karena takut. Kita harus menggalang upaya mengejar idealisme bersama, tidak meninggalkannya. Kita harus terus membangun komunitas berbasis aturan, tidak kembali pada kondisi tanpa hukum,” ujar dia. (Baca Juga: Raja Malaysia Dirawat di Rumah Sakit, Pertarungan Kekuasaan Berlarut)
Presiden mengutip pernyataan dari filosof dan pujangga besar Kazakhstan Abai Qunanbaiuly sebagai formula dalam interaksi global. (Baca Infografis: Macron-Rusia: Beri Kami Jawaban atau Tanggung Akibat)
“Semua yang dibutuhkan umat manusia adalah cinta, kasih sayang, tindakan berani, perbuatan dan perhatian,” ungkap Presiden Tokayev. (Lihat Video: Polisi Segel Klinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat)
(sya)
Lihat Juga :