Trump Tolak Transisi Kekuasaan Berjalan Mulus

Jum'at, 25 September 2020 - 10:35 WIB
loading...
A A A
"Semuanya juga tidak mudah karena pemilu kali ini terjadi pada masa pandemi corona," kata Mitchell. Dia mengungkapkan, perlunya menemukan cara damai memperkuat demokrasi AS. "Semua pihak dan pemimpin harus menyiapkan diri menghadapi mobilisasi massa setelah pemilu," ujarnya.

Bisa saja penentu masa depan AS berada di tangan militer AS. Namun, selama ini militer AS juga tetap menjaga jarak dan tidak tertarik masuk ke politik domestik. (Baca juga: Zilkifli Hasan Tunjuk Pasha Ungu Jadi Ketua DPP PAN)

Pekan lalu, Washington Post melaporkan, anggota Kongres dari Partai Demokrat dari Michigan dan Mikie Sherrill dari New Jersey menulis surat kepada Jenderal Mark Milley, kepala staf gabungan dan menteri pertahanan Mark Esper. Surat itu berisi penegasan kewajiban militer untuk mengikuti perintah komandan militer tertinggi, yakni presiden terpilih.

Lawrence Douglas, seorang ilmuwan hukum dan profesor di Amherst College, tidak mengakui hasil pemilu merupakan bentuk dari keyakinan kalau Trump memang terlalu jauh dari kekalahan. “Pemimpin otoriter yang memiliki kekuatan tidak akan membiarkan mereka terjadi pada kondisi di mana dia akan menalami kekalahan,” katanya dilansir The New Yorker.

Faktanya Pemerintahan AS saat ini justru telah dibajak Trump sendiri untuk melindungi dari berbagai serangan. “Sistem konstitusi kita tidak mengamankan transfer kekuasaan yang damai, tetapi hanya mendorong saja,” kata Douglas. Itu karena sistem elektoral sangat berbeda dengan sistem populer sehingga sistem khas politik AS itu rawan disalahgunakan.

Namun demikian, sistem pemilu AS sejak 1800 kerap selalu diakhiri dengan kompromi karena sesuai dengan semangat konstitusi, akal sehat, dan keyakinan yang baik. Hanya saja, hal itu tidak diakui semuanya oleh Trump. Dikhawatirkan Trump justru akan memperbesar krisis dan tetap mengklaim dirinya sebagai presiden meskipun kalah. (Baca juga: Penting Deteksi Dini dan Kenali Gejala Pikun)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved