AS: Lukashenko Bukan Pemimpin Belarusia yang Sah
Kamis, 24 September 2020 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dilantik lagi secara tiba-tiba untuk periode keenam pada Rabu (23/9) setelah hasil pemilu yang dikecam oposisi.
Lukashenko mengabaikan desakan untuk mengakhiri 26 tahun kekuasaannya. Upacara pelantikan presiden biasanya dipublikasikan sebagai acara besar kenegaraan tapi kali ini digelar tanpa pemberitahuan setelah Lukashenko mengklaim kemenangannya pada pemilu 9 Agustus.
Oposisi telah menggelar lebih dari enam pekan unjuk rasa menuntut Lukashenko mundur. Mereka mengecam pelantikan itu sebagai aksi ilegal dan menyerukan lebih banyak unjuk rasa.
Hampir 7.000 orang ditahan dan ratusan dipukuli secara brutal oleh polisi selama beberapa hari pertama protes pasca pemilihan.(Baca juga: Presiden Belarusia Tutup Perbatasan, Perintahkan Tentara Waspada )
Setelah penumpasan luas pada awal-awal aksi protes, otoritas Belarusia mengubah taktik dan mencoba untuk mengakhiri perbedaan pendapat dengan menahan secara selektif para demonstran dan pemenjaraan para pemimpin oposisi.
Lukashenko mengabaikan desakan untuk mengakhiri 26 tahun kekuasaannya. Upacara pelantikan presiden biasanya dipublikasikan sebagai acara besar kenegaraan tapi kali ini digelar tanpa pemberitahuan setelah Lukashenko mengklaim kemenangannya pada pemilu 9 Agustus.
Oposisi telah menggelar lebih dari enam pekan unjuk rasa menuntut Lukashenko mundur. Mereka mengecam pelantikan itu sebagai aksi ilegal dan menyerukan lebih banyak unjuk rasa.
Hampir 7.000 orang ditahan dan ratusan dipukuli secara brutal oleh polisi selama beberapa hari pertama protes pasca pemilihan.(Baca juga: Presiden Belarusia Tutup Perbatasan, Perintahkan Tentara Waspada )
Setelah penumpasan luas pada awal-awal aksi protes, otoritas Belarusia mengubah taktik dan mencoba untuk mengakhiri perbedaan pendapat dengan menahan secara selektif para demonstran dan pemenjaraan para pemimpin oposisi.
(ber)
Lihat Juga :