Duar, Jerapah di Afsel Mati Tersambar Petir
Rabu, 23 September 2020 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat kejadian, jerapah berada dalam kawanan yang berjumlah delapan ekor di daerah berumput yang tidak dipenuhi pepohonan, yang berarti jerapah akan menjadi objek tertinggi pada saat badai.
"Tubuh jerapah lain, betina berusia sekitar empat tahun, juga ditemukan sekitar tujuh meter dari hewan dengan tengkorak retak," kata laporan itu.
Dalam laporannya, Scheijen juga mengatakan, jerapah yang lebih muda tidak memiliki tanda-tanda cedera yang menunjukkan bahwa ia juga terkena langsung sambaran petir, tetapi mungkin mati karena listrik yang mengalir di tanah.(Baca juga: Selfie Sambil Genggam Testis Harimau Bonbin, Wanita Ini Picu Kemarahan )
Temuan tersebut mengatakan bahwa hanya ada empat cara hewan bisa mati akibat petir yaitu melalui serangan langsung, kilatan samping dari benda lain yang terkena petir, arus listrik di tanah akibat sambaran, dan jika tubuh bagian atas hewan bersentuhan dengan bagian benda yang tersambar petir lebih tinggi dari titik sambaran awal.
"Tubuh jerapah lain, betina berusia sekitar empat tahun, juga ditemukan sekitar tujuh meter dari hewan dengan tengkorak retak," kata laporan itu.
Dalam laporannya, Scheijen juga mengatakan, jerapah yang lebih muda tidak memiliki tanda-tanda cedera yang menunjukkan bahwa ia juga terkena langsung sambaran petir, tetapi mungkin mati karena listrik yang mengalir di tanah.(Baca juga: Selfie Sambil Genggam Testis Harimau Bonbin, Wanita Ini Picu Kemarahan )
Temuan tersebut mengatakan bahwa hanya ada empat cara hewan bisa mati akibat petir yaitu melalui serangan langsung, kilatan samping dari benda lain yang terkena petir, arus listrik di tanah akibat sambaran, dan jika tubuh bagian atas hewan bersentuhan dengan bagian benda yang tersambar petir lebih tinggi dari titik sambaran awal.
(ber)
Lihat Juga :