Korban Meninggal Akibat Covid-19 di AS Lewati Angka 200 Ribu

Rabu, 23 September 2020 - 11:30 WIB
loading...
Korban Meninggal Akibat...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Jumlah kematian akibat virus Corona di Amerika Serikat (AS) telah melampaui angka 200 ribu, menurut data dari Universitas Johns Hopkins (JHU). Sementara itu lebih dari 6,8 juta orang diketahui telah terinfeksi Covid-19 di AS, lebih banyak dari di negara lain mana pun.

Pencapaian tersebut terjadi di tengah peningkatan kasus di sejumlah negara bagian, termasuk North Dakota dan Utah.

JHU melaporkan jumlah korban tewas baru mencapai 200.005 pada hari Selasa waktu setempat. JHU telah mengumpulkan data virus Corona secara global sejak wabah dimulai pada akhir tahun lalu di China seperti dilansir dari BBC, Rabu (23/9/2020).

Pemerintahan Presiden Donald Trump telah berulang kali dikritik atas penanganan wabah tersebut.

"Karena kebohongan dan ketidakmampuan Donald Trump dalam enam bulan terakhir, (kita) telah melihat salah satu kerugian terbesar dalam kehidupan Amerika dalam sejarah," kata calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden awal pekan ini.

"Dengan krisis ini, krisis nyata, krisis yang membutuhkan kepemimpinan presiden yang serius, dia tidak sanggup melakukannya. Dia membeku. Dia gagal bertindak. Dia panik. Dan Amerika telah membayar harga terburuk dari negara mana pun di dunia," sambungnya.

Tetapi pada hari yang sama, Trump mengatakan bahwa dia dan pemerintahannya telah melakukan pekerjaan yang fenomenal dan memberikan dirinya nilai "A+" untuk penanganan pandemi.

Dia mengatakan AS sedang mengatasi pandemi, dengan atau tanpa vaksin.

Trump mengatakan bahwa jumlah kematian terbaru adalah hal yang mengerikan dan mengklaim China seharusnya bisa menghentikan penyebaran virus ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved