Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Pada hari Jumat, CNN meminta Pentagon untuk memberikan detail lebih lanjut tentang gangguan data tersebut, tetapi departemen tersebut tidak mengakui atau menanggapi pertanyaan tersebut hingga Minggu sore.

2. Pentagon Tutupi Jumlah Korban Tentara AS

Selain tanggal mulai 7 Juli, kategori "operasi luar negeri" baru di situs DCAS tidak menyertakan detail pembeda apa pun atau menentukan konflik di mana korban jiwa terjadi, dan Pentagon tidak segera menanggapi pertanyaan yang meminta klarifikasi tentang apa yang dicakup oleh kategori tersebut. Namun, kategori tersebut menampilkan daftar nama tentara yang gugur, termasuk tiga tentara Angkatan Darat yang tewas di Yordania akibat serangan Iran dan tentara yang tewas di Irak utara akhir pekan lalu selama peledakan terkontrol terhadap drone Iran.

Tanggal 7 Juli bertepatan dengan saat Presiden Donald Trump mengklaim konflik baru dengan Iran dimulai dalam pemberitahuan Kekuatan Perang yang dikirimkan pemerintah kepada Kongres awal bulan ini. (Undang-Undang Kekuasaan Perang tahun 1973 mengharuskan presiden untuk mengakhiri operasi militer dalam waktu 60 hari kecuali diizinkan oleh Kongres untuk melanjutkan; pemerintahan Trump berpendapat bahwa gencatan senjata April dengan Iran menghentikan hitungan mundur pada 1 Mei untuk periode awal konflik.)

3. Dikritik Parlemen AS

Para anggota parlemen dari kedua partai telah menentang interpretasi pemerintah terhadap hitungan mundur Kekuasaan Perang, meskipun beberapa analis dan pejabat berpendapat bahwa undang-undang itu sendiri merupakan batasan yang tidak konstitusional terhadap wewenang presiden dalam membuat keputusan perang. Menteri Luar Negeri Marco Rubio berpendapat bahwa undang-undang tersebut "tidak konstitusional, 100 persen" selama konferensi pers Mei di Gedung Putih.

Senator Republik Lisa Murkowski dari Alaska mengatakan kepada Hegseth selama sidang 21 Juli bahwa dia "khawatir" pemerintah mengabaikan Kongres melalui pengaturan ulang hitungan mundur gencatan senjata.

"Klaim tersebut pada dasarnya memungkinkan presiden untuk memadamkan hitungan mundur Kekuasaan Perang tepat pada saat hal itu menjadi tidak nyaman secara hukum... menghindari otorisasi Kongres yang dipersyaratkan oleh Konstitusi dan yang dimaksudkan oleh Undang-Undang Kekuasaan Perang," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Laporan Media: AS Rencanakan...
Laporan Media: AS Rencanakan Operasi Militer "Tercanggih" untuk Curi Stok Uranium Iran
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Land Rover Discovery...
Land Rover Discovery Sport Resmi Disuntik Mati
Mengoptimalkan Potensi...
Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan
Berita Terkini
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved