Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran

Senin, 27 Juli 2026 - 11:20 WIB
loading...
A A A
Undang-Undang Kekuatan Perang tahun 1973 mengharuskan presiden untuk mengakhiri operasi militer dalam waktu 60 hari kecuali diizinkan oleh Kongres untuk melanjutkan. Pemerintahan Trump berpendapat bahwa gencatan senjata April dengan Iran menghentikan hitungan mundur pada 1 Mei untuk periode awal konflik.

Para anggota Kongres dari Partai Demokrat dan Partai Republik telah menentang interpretasi pemerintah terhadap hitungan mundur Kekuatan Perang, meskipun beberapa analis dan pejabat berpendapat bahwa undang-undang itu sendiri merupakan batasan yang tidak konstitusional terhadap wewenang presiden dalam membuat keputusan perang. Menteri Luar Negeri Marco Rubio berpendapat bahwa undang-undang tersebut "tidak konstitusional, 100 persen" selama konferensi pers Mei di Gedung Putih.

Senator Partai Republik Lisa Murkowski dari Alaska mengatakan kepada Hegseth selama sidang pada 21 Juli bahwa dia khawatir pemerintah mengabaikan Kongres melalui pengaturan ulang hitungan mundur gencatan senjata.

“Klaim tersebut pada dasarnya memungkinkan presiden untuk memadamkan hitungan mundur Kekuatan Perang tepat pada saat hal itu menjadi tidak sesuai secara hukum...menghindari otorisasi Kongres yang dipersyaratkan oleh Konstitusi dan yang dimaksudkan oleh Undang-Undang Kekuatan Perang,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
Pakar: Meski Berdamai,...
Pakar: Meski Berdamai, 3 Oknum Polda Jabar di Kasus Alphard Tetap Harus Diproses Etik
Kader Muda PAN Apresiasi...
Kader Muda PAN Apresiasi Komitmen Prabowo Terhadap Pembangunan Berkelanjutan
PSSI Masih Tunggu Kepulangan...
PSSI Masih Tunggu Kepulangan Justin Hubner untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Berita Terkini
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved