Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Rabu, 22 Juli 2026 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
“Anda tidak bisa mati seperti ini,” kata saudara perempuan Fakir, Khadija, kepada surat kabar Corriere della Sera. “Polisi harus melindungi kita. Jika seseorang gelisah, Anda harus menenangkannya… bukan membunuhnya seperti anjing.”
Jaksa Bologna telah membuka penyelidikan dan meminta rekaman kamera tubuh petugas. Perdana Menteri Giorgia Meloni mengatakan kematian Fakir harus diselidiki sepenuhnya tetapi menambahkan, “Tidak ada yang dapat membenarkan kekerasan terhadap penegak hukum.”
Insiden ini telah memicu perselisihan politik, dengan partai oposisi menuduh pemerintah memupuk iklim permusuhan terhadap migran.
Senator Ilaria Cucchi, yang saudara laki-lakinya meninggal dalam tahanan polisi pada tahun 2009, mengutuk perilaku petugas dan mengkritik ungkapan dukungan untuk polisi setelah kematian Fakir.
Kasus ini juga menghidupkan kembali pengawasan terhadap tuduhan diskriminasi rasial dalam kepolisian Italia.
Pada tahun 2024, Komisi Eropa untuk Melawan Rasisme dan Intoleransi (ECRI) dari Dewan Eropa menyatakan penegak hukum Italia telah melakukan profiling rasial, khususnya menargetkan komunitas Roma dan orang-orang keturunan Afrika.
Jaksa Bologna telah membuka penyelidikan dan meminta rekaman kamera tubuh petugas. Perdana Menteri Giorgia Meloni mengatakan kematian Fakir harus diselidiki sepenuhnya tetapi menambahkan, “Tidak ada yang dapat membenarkan kekerasan terhadap penegak hukum.”
Insiden ini telah memicu perselisihan politik, dengan partai oposisi menuduh pemerintah memupuk iklim permusuhan terhadap migran.
Senator Ilaria Cucchi, yang saudara laki-lakinya meninggal dalam tahanan polisi pada tahun 2009, mengutuk perilaku petugas dan mengkritik ungkapan dukungan untuk polisi setelah kematian Fakir.
Kasus ini juga menghidupkan kembali pengawasan terhadap tuduhan diskriminasi rasial dalam kepolisian Italia.
Pada tahun 2024, Komisi Eropa untuk Melawan Rasisme dan Intoleransi (ECRI) dari Dewan Eropa menyatakan penegak hukum Italia telah melakukan profiling rasial, khususnya menargetkan komunitas Roma dan orang-orang keturunan Afrika.
Lihat Juga :