Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:34 WIB
loading...
Waspada! AS Rencanakan...
Pasukan AS berada di Suriah. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) dan Iran berada di ambang konflik besar-besaran. Kabar itu diungkap dalam laporan Washington Post pada hari Minggu (19/7/2026), mengutip sumber-sumber yang mengetahui diskusi di Gedung Putih.

Menurut sumber-sumber surat kabar tersebut, Washington meningkatkan aset perang udaranya di Timur Tengah.

Peringatan ini muncul setelah Pentagon mengkonfirmasi setidaknya empat anggota militer AS telah tewas setelah pasukan Iran melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas militer Amerika di wilayah tersebut.

Menurut New York Times, pasukan AS dihantam serangan rudal dan drone Iran beberapa kali selama seminggu terakhir, melukai puluhan tentara dan merusak beberapa helikopter Black Hawk.

Karena kedua belah pihak meningkatkan serangan terhadap target sipil dan militer, Pentagon meningkatkan jumlah pesawat militer di Timur Tengah, menurut Washington Post.

“AS sedang merencanakan perang yang lebih luas,” ungkap seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya kepada surat kabar tersebut.

Dia juga memperingatkan upaya militer Amerika akan dibatasi oleh menipisnya persediaan pencegat pertahanan udara dan rudal, yang telah aktif digunakan selama tahap-tahap sebelumnya dalam perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved