Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:34 WIB
loading...
A A A
“Kami tidak memiliki cukup sumber daya untuk mempertahankan operasi dengan aman, dan saya rasa Gedung Putih tidak menyadari hal itu,” kata pejabat tersebut kepada Post.

Para ahli militer yang dikutip dalam laporan tersebut mengatakan Washington tetap tidak siap untuk potensi operasi darat di dalam Iran—opsi yang Presiden AS Donald Trump ditolak untuk dikesampingkan.

Pada hari Jumat, Axios melaporkan Washington telah memberi tahu Israel bahwa mereka mengirimkan puluhan pesawat pengisian bahan bakar tambahan menjelang kemungkinan perluasan operasi terhadap Iran.

Menurut artikel tersebut, Trump diberi beberapa opsi militer baru, termasuk serangan terhadap pembangkit listrik Iran dan serangan lebih lanjut terhadap situs nuklir untuk mengubur persediaan uranium yang diperkaya Teheran lebih dalam lagi.

Saeid Golkar, ahli tentang dinas keamanan Iran, mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa situasi tersebut berisiko menjadi benar-benar di luar kendali. “Eskalasi ini dengan cepat meningkat dan di luar kendali,” katanya. “Ada risiko kita akan kembali ke perang total meskipun kedua belah pihak tidak menginginkannya.”

Analisis CNN menunjukkan, “Kemenangan militer AS yang menentukan atas Iran tampaknya merupakan prospek yang jauh.”
Senada dengan pernyataan tersebut, Sina Toosi, peneliti senior di Center for International Policy, memperingatkan, “Operasi darat di tengah panas terik musim panas... melawan militer yang sepenuhnya dimobilisasi dan penduduk yang sebagian besar telah mendukung upaya perang, akan menjadi pertaruhan luar biasa yang hampir pasti akan menjadi bencana bersejarah.”

Sementara itu, meskipun Trump meyakinkan AS telah melumpuhkan potensi perang Iran, beberapa media AS melaporkan Washington semakin khawatir tentang meningkatnya efektivitas militer Iran dalam menembus pertahanan udara Amerika dengan serangan rudal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Berita Terkini
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved