Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:16 WIB
loading...
Keluh dan Kesah Negosiator...
Abbas Araghchi, Menlu Iran, mengungkapkan sering diancam akan dibom AS dan Israel. Foto/X
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran , Abbas Araghchi, berbicara tentang bahaya konstan yang dihadapi oleh para negosiator Iran selama perundingan perdamaian dengan Amerika Serikat. Araghchi menceritakan percakapannya dengan utusan Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, di mana ia menceritakan bagaimana ancaman Amerika dan Israel telah menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat bagi para negosiator Teheran.

Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel

1. Diancam Dibom AS dan Israel

"Saya bertanya kepada Witkoff, pernahkah Anda berada dalam pertemuan di mana setiap saat Anda berpikir seluruh pertemuan mungkin akan dibom? Pernahkah Anda sedang berbicara di telepon? Anda mungkin, seperti yang mereka katakan, meledak atau hancur. Pernahkah Anda, misalnya, saat menghubungi keluarga Anda melalui telepon, berpikir dalam hati bahwa ini mungkin yang terakhir kalinya?" kenang menteri luar negeri Iran, yang juga merupakan salah satu negosiator utama dalam rezim Islam, selama wawancara dengan Kantor Berita Mehr.

Araghchi mengatakan bahwa meskipun ada ancaman terus-menerus, Teheran menolak untuk mundur.

"Sebagai tanggapan terhadap tuntutan ilegal dan tidak masuk akal untuk nol pengayaan, kami melawan dan tetap teguh. Ketika mereka melihat bahwa mereka tidak dapat mencapai apa yang mereka inginkan melalui negosiasi, mereka memulai perang," katanya, dalam sebuah wawancara yang juga disiarkan oleh berita RT.

"Anda harus berbicara. Anda tidak bisa mengancam kami, dan Anda tidak bisa menyuap kami."


2. Tidak Pernah Takut

Menteri Iran tersebut mencatat bahwa AS pertama kali menjalin kontak dengan Teheran untuk negosiasi nuklir tahun lalu dan sejak itu terus berkomunikasi secara berkala. Ia mengklaim keteguhan Teheran di meja perundingan memaksa AS dan Israel untuk memilih jalan yang lebih sulit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved