30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Selasa, 21 Juli 2026 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
1. Tidak Memiliki Kemampuan Siluman
MQ-9 berukuran besar dan tidak memiliki kemampuan siluman. Pesawat ini memiliki bentang sayap yang sangat besar (sekitar 20 meter), sehingga mudah dideteksi oleh radar dari baterai rudal permukaan-ke-udara (SAM) modern. Kecepatan dan Manuver yang Rendah: Dengan kecepatan jelajah sekitar 370 km/jam (lebih lambat daripada beberapa mobil produksi), Reaper sangat rentan terhadap intersepsi oleh jet tempur modern dan bahkan rudal anti-pesawat khusus.2. Latensi Sinyal
Keterlambatan dalam komunikasi berbasis satelit antara operator di darat (ribuan mil jauhnya) dan drone itu sendiri berarti MQ-9 praktis tidak mampu melakukan manuver menghindar cepat ketika menjadi sasaran ancaman yang datang.3. Ketergantungan pada Ruang Udara yang Aman
Reaper kekurangan penanggulangan peperangan elektronik (EW) internal untuk mengacaukan rudal yang dipandu radar atau inframerah, yang sangat membatasi efektivitasnya di lingkungan yang sangat dipertahankan dan diperebutkan (misalnya, melawan China, Rusia, atau Iran).Melansir TRT World, pesawat nirawak ini awalnya dirancang untuk operasi kontra-terorisme di daerah dengan pertahanan udara terbatas, bukan di wilayah udara yang dijaga ketat.
Pesawat ini memiliki kecepatan maksimum sekitar 480 kilometer per jam, jauh lebih lambat daripada jet tempur, yang dapat mencapai kecepatan antara sekitar 1.200 dan 1.900 mil per jam.
4. Kerentanan di Darat
Seperti pesawat tradisional, MQ-9 bergantung pada landasan pacu dan hanggar tetap, menjadikan elemen peluncuran dan pendaratannya sebagai target utama rudal balistik atau serangan pesawat tak berawak musuh..Melansir TRT World, drone MQ-9 Reaper adalah kendaraan udara tak berawak yang digunakan untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian, serta operasi serangan presisi.
Namun, para pejabat pertahanan mengatakan pesawat ini lebih mudah menjadi sasaran di lingkungan dengan sistem pertahanan udara canggih.
(ahm)
Lihat Juga :