India Selidiki Sepak Terjang Badan Amal dan LSM Turki di Kashmir

Selasa, 22 September 2020 - 15:07 WIB
loading...
A A A
Analis juga menunjukkan adanya upaya Ankara untuk memperluas pengaruhnya dengan latar belakang upaya Presiden Erdogan untuk menantang dominasi Arab Saudi di dunia Islam pada tingkat global dan menawarkan Turki konservatif yang dibentuk kembali dengan tradisi Ottoman sebagai model untuk diikuti oleh negara-negara Islam.

Laporan intelijen India juga melihat lonjakan aktivitas LSM yang terkait dengan Turki di Kashmir dan di tempat lain di negara itu. Beberapa di antaranya terkait dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Turki.

Pertumbuhan aktivitas mereka bertepatan dengan perubahan dalam tenor dan cakupan reportase dan analisis tentang Kashmir di media Turki yang mencerminkan sudut pandang Pakistan. Selain itu, orang-orang yang memiliki hubungan dalam dengan separatis Kashmir digunakan oleh media nasional Turki untuk menargetkan India.

Sebuah laporan intelijen yang baru-baru ini diserahkan kepada pemerintah mencatat upaya LSM terkait Turki untuk menjangkau warga Kashmir dengan bantuan selama Ramadhan. Beberapa lainnya telah menyelenggarakan webinar dan acara lain yang membahas topik-topik seperti undang-undang kewarganegaraan yang diubah, kerusuhan, dan kejahatan rasial.

Seorang pejabat mengatakan narasi yang diproyeksikan pada interaksi online ini dan di media sosial bersifat provokatif. "Ini bukan diskusi di mana sudut pandang yang berbeda disajikan tetapi dimaksudkan untuk memperkuat ketakutan seputar Islamofobia di India," kata sumber yang merupakan pejabat India tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved