3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang

Selasa, 07 Juli 2026 - 10:20 WIB
loading...
A A A
Selain itu, Kementerian Transportasi Iran mengumumkan bahwa mereka telah menyediakan 400 bus dan 6 kereta api untuk mengangkut para pelayat yang berpartisipasi dalam prosesi pemakaman Syahid Sayyed Khamenei.

Para pejabat mengkonfirmasi bahwa upacara pemakaman terpisah di Irak akan dimulai pukul 06.00 pada hari Rabu di Najaf, dengan pimpinan tertinggi Iran diharapkan hadir.

3. Jutaan Orang Banjiri Teheran

Kerumunan besar memadati ibu kota Iran pada pagi hari tanggal 6 Juni untuk mengikuti prosesi pemakaman Pemimpin yang gugur dan anggota keluarganya, dengan televisi pemerintah melaporkan bahwa jumlah orang yang hadir telah membanjiri alun-alun utama, memaksa penyelenggara untuk mengubah rute prosesi.

Koresponden Al Mayadeen di Teheran melaporkan bahwa pejabat Iran memperkirakan prosesi pemakaman dapat berlangsung sekitar 12 jam. Kendaraan yang membawa peti mati para martir, termasuk cucu perempuan termuda dari almarhum Pemimpin, melewati para pelayat mulai dari Jalan Azadi. Namun, karena Alun-Alun Imam Hussein dan pusat-pusat utama lainnya telah mencapai kapasitas penuh, titik keberangkatan dipindahkan dari Alun-Alun Imam Hussein ke Alun-Alun Enghelab, menurut koresponden tersebut.

Hari ketiga upacara perpisahan publik tersebut menyaksikan kerumunan terus membanjiri jalan-jalan utama ibu kota, dengan para pelayat meneriakkan seruan di bawah spanduk yang menyerukan pembalasan. Prosesi tersebut menyusul aksi berjaga selama dua hari di Imam Khomeini Mosalla, yang berakhir pada malam tanggal 5 Juni setelah hampir 48 jam dihadiri secara terus menerus oleh jutaan orang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar Dua Masjid di Tepi Barat, Tulis Grafiti 'Balas Dendam'
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
Momen Kedatangan Timnas...
Momen Kedatangan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari Jelang Lawan Kamboja
Hasil Babak I Indonesia...
Hasil Babak I Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Moncer, Garuda Unggul 3-0
Berita Terkini
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved