Kafe Ganja Pertama Dibuka di Hong Kong, Dijamin Tak Bikin Mabuk

Selasa, 22 September 2020 - 13:15 WIB
loading...
Kafe Ganja Pertama Dibuka...
Found Cafe, kafe ganja pertama yang buka di Hong Kong, China. Foto/Sky News
A A A
HONG KONG - Found Cafe, menjadi kafe ganja pertama yang dibuka di Hong Kong dengan menyiasati undang-undang larangan penggunaan narkoba. Kafe ini menjajakan produk ekstrak ganja, cannabidiol (CBD), yang memiliki efek terapeutik dan tidak membuat konsumen mabuk.

Undang-undang larangan penggunaan narkoba di wilayah otonomi China tersebut melarang produk ganja yang mengandung Tethrahydrocannabinol (THC). CBD bisa dinyatakan legal di Hong Kong jika mengandung 0 persen THC.

Kafe tersebut menyiasati celah undang-undang tersebut dengan menjamin produk yang ditawarkan tidak mengandung THC. Layaknya kafe pada umumnya, Found Cafe menawarkan berbagai kopi, biskuit, bir, dan jus buah. Bedanya, aneka makanan dan minuman itu mengandung CBD. (Baca: Penelitian Ungkap Ganja Digunakan dalam Ibadah Yahudi Kuno Israel )

THC, yang dilarang di Hong Kong, merupakan elemen psikoaktif yang dapat menyebabkan mabuk atau "high".

Fiachra Mullen, salah satu pendiri Altum Asia Limited, yang mendirikan Found Cafe, mengatakan; "Hong Kong sebenarnya adalah salah satu pasar cannabinoid paling progresif di Asia."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved