Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas

Senin, 06 Juli 2026 - 14:33 WIB
loading...
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India Narendra Modi ke Indonesia diharapkan jadi momentum untuk memperdalam dialog mengenai toleransi, kebebasan beragama, dan perlindungan kelompok minoritas. Foto/Bhaskar English
A A A
JAKARTA - OIC Youth Indonesia menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Indonesia pada Senin (6/7/2026) hingga Rabu mendatang sebagai momentum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Kunjungan tersebut juga diharapkan dapat memperdalam dialog mengenai toleransi, kebebasan beragama, perlindungan kelompok minoritas, serta kerja sama antarmasyarakat kedua bangsa.

Sebagai dua negara demokrasi besar di Asia yang memiliki sejarah panjang hubungan persahabatan dan kerja sama, Indonesia dan India memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan, memperkuat pembangunan ekonomi, serta mempromosikan nilai-nilai perdamaian dan kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.

Baca Juga: PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan

Presiden OIC Youth Indonesia, Astrid Nadya Rizqita, menyampaikan bahwa OIC Youth Indonesia memahami kunjungan PM Modi ke Indonesia merupakan bagian dari agenda bilateral strategis kedua negara serta tindak lanjut dari kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke India pada tahun 2025.

Namun demikian, kata Astrid, hubungan bilateral yang erat tidak menghilangkan pentingnya ruang dialog mengenai isu-isu kemanusiaan dan keberagaman yang menjadi perhatian masyarakat internasional.

“Kami memahami bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari kepentingan strategis kedua negara dan tindak lanjut dari hubungan baik yang telah dibangun oleh para pemimpin Indonesia dan India. Namun sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia serta sebagai perwujudan politik luar negeri bebas dan aktif, Indonesia juga memiliki peran penting untuk menyampaikan perhatian terhadap berbagai tantangan yang dihadapi komunitas Muslim dan kelompok minoritas di berbagai belahan dunia, termasuk di India," paparnya.

“Pada saat yang sama, Indonesia juga memiliki pengalaman yang dapat dibagikan mengenai bagaimana keberagaman agama, budaya, dan etnis dikelola dalam bingkai persatuan nasional. Kami percaya bahwa pertukaran pengalaman mengenai religious harmony dan kehidupan masyarakat yang plural dapat menjadi kontribusi positif bagi hubungan kedua negara," lanjut Astrid.

Astrid menegaskan bahwa perhatian terhadap isu kelompok minoritas tidak dimaksudkan sebagai bentuk intervensi terhadap urusan domestik negara lain, melainkan sebagai bagian dari komitmen bersama terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal, penghormatan terhadap martabat manusia, dan kebebasan menjalankan keyakinan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal OIC Youth Indonesia, Adlan Athori, menilai bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun jembatan komunikasi di tengah berbagai tantangan global yang berkaitan dengan intoleransi, diskriminasi, dan polarisasi sosial.

“Sebagai pemuda, kami percaya bahwa dialog selalu lebih efektif daripada konfrontasi. Karena itu, OIC Youth Indonesia membuka ruang dialog antaragama, antarbudaya, dan antar masyarakat antara Indonesia dan India untuk memperkuat saling pengertian, mengurangi prasangka, serta membangun hubungan yang lebih erat di masa depan," paparnya.

“Kami berharap kunjungan PM India ke Indonesia tidak hanya menghasilkan penguatan kerja sama ekonomi, investasi, perdagangan, teknologi, dan pendidikan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama terhadap perlindungan kelompok minoritas, penghormatan terhadap kebebasan beragama, serta penguatan harmoni sosial di tengah masyarakat yang beragam," imbuh dia.

Menurut Adlan, berbagai perhatian yang berkembang di tingkat internasional terkait kondisi komunitas Muslim dan kelompok minoritas keagamaan di berbagai negara perlu disikapi melalui pendekatan yang konstruktif, inklusif, dan berorientasi pada solusi.

OIC Youth Indonesia meyakini bahwa hubungan Indonesia dan India akan semakin kuat apabila tidak hanya didasarkan pada kepentingan ekonomi dan geopolitik, tetapi juga pada penghormatan terhadap nilai-nilai keadilan, keberagaman, dan martabat kemanusiaan.

Sebagai organisasi kepemudaan yang aktif dalam diplomasi internasional, pembangunan perdamaian, dan penguatan kerja sama antarbangsa, OIC Youth Indonesia menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi berbagai inisiatif dialog, pertukaran pemuda, diskusi lintas agama, serta kolaborasi masyarakat sipil antara Indonesia dan India guna memperkuat persahabatan kedua negara.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
Praktisi: Pengabaian...
Praktisi: Pengabaian Ganti Rugi Immaterial Perkara Perdata Rugikan Pencari Keadilan
Prabowo ke PM Singapura:...
Prabowo ke PM Singapura: Kalau Ada Salah Paham, Kita Selesaikan Terbuka
Kasus Suap Bupati Suhardiman...
Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing
Berita Terkini
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved