Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Senin, 06 Juli 2026 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
Pemakaman Khamenei
Ayatollah Jafar Sobhani, seorang ulama Syiah berusia 97 tahun, memimpin doa di Mosalla Agung Imam Khomeini untuk almarhum Ali Khamenei dan beberapa anggota keluarganya yang lain, termasuk menantunya Zahra Haddad Adel dan cucunya yang berusia 14 bulan, Zahra Mohammadi Golpaygani. Perbedaan ukuran peti mati cucunya dengan peti mati lainnya adalah salah satu pemandangan paling mengharukan dalam upacara tersebut.
Jenazah Khamenei akan diangkut ke kota-kota di Iran dan Irak, dengan pihak berwenang berencana untuk mengarak peti matinya dan peti mati lainnya melalui jalan-jalan Teheran pada hari Senin.
Pihak berwenang telah menutup jalan, wilayah udara, dan kehidupan sehari-hari untuk masa berkabung, yang akan berakhir pada hari Kamis saat ia dimakamkan di makam Imam Reza di Mashhad, tempat kelahiran Khamenei.
Pihak berwenang tidak memberikan jumlah kehadiran untuk acara tersebut pada hari Sabtu dan Minggu. Kota-kota lain di seluruh Iran juga mengadakan upacara berkabung.
Pemakaman itu sebagian merupakan wujud persatuan karena Iran menuntut kendali atas Selat Hormuz, jalur perairan vital untuk energi global yang ditutupnya selama perang. AS telah menolak tuntutan tersebut, dan kedua pihak terpecah dalam isu-isu kunci lainnya, termasuk program nuklir Iran dan konflik antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon.
AS membantu 70 transit di Selat Hormuz selama 72 jam terakhir, termasuk 18 pada hari Sabtu, kata sebuah badan maritim multinasional yang diawasi oleh Angkatan Laut AS pada hari Minggu. Badan tersebut menyebut lalu lintas stabil di sepanjang rute dekat Oman dan Iran tetapi masih di bawah tingkat sebelum perang. Tingkat ancaman tetap "substansial" dan pekerjaan pembersihan ranjau dan survei terus berlanjut.
(mas)
Lihat Juga :