Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya

Sabtu, 04 Juli 2026 - 14:15 WIB
loading...
A A A
Di antara rudal yang diluncurkan oleh Rusia pada hari Kamis adalah Zircon, rudal jelajah hipersonik anti-kapal dan serangan darat, kata Ihnat. “Rudal itu terbang seperti rudal balistik dengan kecepatan sangat tinggi, dan hanya sistem Patriot yang dapat mencegat rudal seperti itu,” katanya.

3. Rudal Balistik Jadi Andalan

Mencegat rudal balistik tetap menjadi tantangan utama karena, meskipun Ukraina memiliki beberapa baterai Patriot, mereka menghadapi kekurangan rudal yang terus-menerus. Kekurangan ini diperparah oleh konflik di Iran, yang menyebabkan beberapa pengiriman yang awalnya ditujukan untuk Ukraina dialihkan ke Timur Tengah.

Kementerian pertahanan mengatakan pada hari Jumat bahwa, meskipun mereka memiliki kontrak untuk mendapatkan pasokan baru ratusan rudal ini di masa mendatang, mereka menghadapi kekurangan yang mendesak saat ini.

Kementerian mengatakan telah mengirim surat kepada hampir 40 negara meminta mereka untuk menyediakan rudal Patriot dari stok yang ada sesegera mungkin. Dikatakan bahwa ini akan dilakukan “sebagai imbalan atas pengiriman di masa mendatang yang telah dikontrak untuk Ukraina.”

ISW mengatakan kemungkinan besar Rusia telah mempersiapkan serangan hari Kamis untuk beberapa waktu, menimbun drone dan rudal untuk itu pada bulan Juni. Setelah rata-rata melakukan satu serangan besar dan beberapa serangan kecil terhadap Ukraina setiap minggu antara Januari dan Mei, Moskow hanya melancarkan dua serangan besar terhadap Ukraina pada bulan Juni.

Rusia telah berhasil meningkatkan produksi drone-nya dan mampu memproduksi ribuan unit setiap bulan, sehingga memungkinkan untuk melancarkan serangan skala besar setiap beberapa hari.

“Pasukan Rusia mungkin menimbun drone, khususnya untuk frekuensi serangan skala besar yang lebih tinggi di kemudian hari sesuai pilihan Kremlin, terutama jika Rusia yakin dapat lebih melemahkan pertahanan udara Ukraina,” kata ISW dalam catatannya.

4. Sasarannya Sangat Acak

Pihak berwenang Kyiv mengatakan sekitar 25 lokasi di seluruh ibu kota terkena serangan, sebagian besar di antaranya berada di daerah pemukiman. Hal itu kemungkinan berkontribusi pada jumlah korban jiwa yang sangat tinggi.

Sebuah rudal Rusia menghancurkan sebuah gedung apartemen berisi 64 unit, menewaskan beberapa orang dan menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal.

Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis mengatakan bahwa serangan terhadap Kyiv adalah pembalasan dan menargetkan "fasilitas industri militer dan lokasi kompleks bahan bakar dan energi" di Kyiv – sebuah pernyataan yang bertentangan dengan fakta bahwa objek sipil mengalami kerusakan yang luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Deretan Miliarder Asal...
Deretan Miliarder Asal Iran yang Sukses Bangun Kerajaan Bisnis di Amerika Serikat
Rekomendasi
Aktivitas Trading Token...
Aktivitas Trading Token Berbasis Saham AS Tumbuh di Kuartal II 2026
Sekolah Nasional Terintegrasi:...
Sekolah Nasional Terintegrasi: Investasi Besar yang Harus Dijaga Konsistensinya
Solusi Transportasi...
Solusi Transportasi Praktis untuk Kelancaran Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved