Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya

Sabtu, 04 Juli 2026 - 14:15 WIB
loading...
A A A
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa serangan itu merusak lebih dari 130 gedung apartemen dan menuduh Rusia menyerang infrastruktur sipil "setiap hari dan setiap malam."

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berjalan bersama Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko saat mengunjungi lokasi gedung apartemen yang rusak akibat serangan tersebut.

“Teror adalah satu-satunya argumen yang tersisa bagi mereka untuk tidak menghentikan perang,” katanya.

Operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut hingga Jumat, dengan beberapa orang masih hilang, termasuk orang tua dari seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang diselamatkan pada hari Kamis.

Namun, jumlah korban tewas bisa jauh lebih buruk jika bukan karena peringatan yang dikeluarkan oleh otoritas Kyiv pada Rabu malam. Intelijen Ukraina memperingatkan tentang serangan yang akan segera terjadi dan Zelensky memohon kepada penduduk untuk "sangat berhati-hati" dan tidak mengabaikan sirene serangan udara, yang mendorong puluhan ribu orang untuk mencari perlindungan.

Metro Kyiv mengatakan sekitar 52.500 orang, termasuk 4.500 anak-anak, menghabiskan malam dengan berlindung di stasiun kereta bawah tanah ibu kota.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Kuwait Bantah Ikut Serang...
Kuwait Bantah Ikut Serang Iran: Laporan Menyesatkan!
Rekomendasi
Sekolah Nasional Terintegrasi:...
Sekolah Nasional Terintegrasi: Investasi Besar yang Harus Dijaga Konsistensinya
Karhutla Landa Sejumlah...
Karhutla Landa Sejumlah Wilayah di Pulau Jawa, 11,4 Hektare Lahan Terbakar
Solusi Transportasi...
Solusi Transportasi Praktis untuk Kelancaran Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved