Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat

Kamis, 02 Juli 2026 - 12:32 WIB
loading...
A A A
“Saya tidak mengerti semua kekacauan ini atau mengapa mereka tidak bisa memperlakukan orang dengan bermartabat,” katanya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa rumah sakit dan klinik kewalahan oleh pasien trauma, dengan “pelayanan yang kacau”, “penumpukan pasien”, “penundaan operasi yang semakin meningkat” dan “kegagalan dalam langkah-langkah bio-keamanan”.

Respons yang serampangan ini telah menambah tekanan pada presiden sementara Delcy Rodríguez, yang menjabat sebagai wakil pemimpin otoriter Nicolás Maduro sebelum dia ditangkap pasukan AS dan dibawa ke Amerika untuk diadili. Rodríguez telah menerima dukungan dari presiden AS Donald Trump untuk membuka sektor minyak negara tersebut.

“[Menteri Dalam Negeri] Diosdado Cabello dan Delcy Rodríguez telah menunjukkan kebencian mereka terhadap kami,” kata seorang warga La Guaira, yang merahasiakan namanya karena takut akan pembalasan. “Yang mereka lakukan hanyalah mengacaukan respons.”

Ketika Rodríguez meninjau sisa-sisa menara yang runtuh di Caracas pekan lalu, dia dicemooh oleh penduduk, yang meneriakkan “kami ingin Anda pergi!”

Pada hari Senin, sebuah video yang beredar di media sosial tampaknya menunjukkan Cabello berdebat dengan anggota tim penyelamat AS. AS telah menjanjikan dana bantuan sebesar USD300 juta dan mengerahkan aset militer serta 900 orang.

"Tidak Ada yang Akan Selamat"


Harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat memudar pada hari Rabu ketika Venezuela memperingati satu minggu gempa kembar yang dahsyat.

“Waktu tidak terbuang sia-sia di tempat di mana tidak ada harapan untuk menemukan orang yang masih hidup,” kata Javier Rodes, koordinator tim penyelamat Spanyol yang anjing pelacaknya, Nala, telah mencari dengan sia-sia di antara reruntuhan untuk mencari jejak kehidupan.

Ada beberapa korban selamat yang ajaib, seperti seorang anak laki-laki berusia tiga tahun yang ditemukan hidup pada hari Selasa, enam hari setelah gempa terkuat di Venezuela dalam lebih dari seabad.

Namun para pakar mengatakan korban yang terjebak kemungkinan besar tidak akan bertahan hidup lebih dari 72 jam.

“Tidak ada yang akan keluar dari sini, hidup atau mati,” kata Jose Rafael, berdiri di antara reruntuhan tempat putranya hilang di kota Caraballeda di negara bagian La Guaira.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Iran Larang Badan Energi...
Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS
Rekomendasi
Resmikan SDH Global...
Resmikan SDH Global di Bali, PHG: Perkuat Pendidikan Pencetak Generasi Berkarakter
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Dokter Tifa Tantang...
Dokter Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Bukan Hanya di Sidang, tapi Juga di Publik
Berita Terkini
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved