Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:40 WIB
loading...
A A A
Berri sering terlihat mengenakan pelindung wajah plastik, yang membuat beberapa orang berspekulasi bahwa ketua parlemen berusia 88 tahun itu dalam kondisi kesehatan yang buruk dan menimbulkan pertanyaan tentang masa depan Amal.

“Saya tidak begitu yakin tentang kemampuan Amal, terutama setelah Berri meninggal dunia,” kata Karim Safieddine, seorang peneliti non-residen di Institut Tahrir, kepada Al Jazeera.

3. Gerakan Amal Tidak Menggantikan Hizbullah

Meskipun ada keraguan tentang kemampuan Hizbullah, gerakan tersebut masih berhasil melakukan serangan pesawat tak berawak dan bentrokan dengan Israel meskipun pemerintah telah melarang aktivitas mereka tiga bulan lalu. Sementara itu, Berri tetap diam dan menunggu perkembangan regional – termasuk bagaimana perang AS-Iran berlangsung – sebelum membuat pernyataan definitif.

“Amal memikirkan hal ini murni dari perspektif populis dan oportunistik, karena mereka sebenarnya bukan pengubah permainan yang sesungguhnya,” kata Safieddine.

“Setiap pernyataan yang dibuat [Berri] berkaitan dengan bagaimana ia memposisikan dirinya dalam tren dominan di komunitas Syiah, dan ia menggunakan media dengan cara yang sangat manipulatif. Ia jarang membuat pernyataan sendiri, ia melakukannya dengan sangat hati-hati, dan mengirimkan sinyal di sana-sini.”

Namun demikian, banyak analis percaya bahwa Beirut akan kesulitan melucuti senjata Hizbullah selama Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mendukung kelompok tersebut dan invasi Israel ke Lebanon berlanjut. Namun, itu tidak berarti bahwa posisi Hizbullah di Lebanon sekuat sebelum tahun 2023.

“Melemahnya Hizbullah saat ini menciptakan peluang bagi Amal untuk muncul kembali sebagai kekuatan politik sentral, terutama karena Hizbullah akan kesulitan menentang peran Amal yang melindungi kepentingan Syiah sambil menghindari konfrontasi langsung dengan negara atau mediator internasional,” kata Imad Salamey, seorang analis politik Lebanon, kepada Al Jazeera.

Meskipun persenjataan Hizbullah dan kedekatannya dengan Iran menjadikannya kekuatan kontroversial di Lebanon dan dengan sekutu Barat dan Teluk, Amal tidak membawa beban yang sama. Berri sendiri telah bertindak sebagai penghubung antara Hizbullah dan AS serta Eropa. Terutama, ia bernegosiasi atas nama Hizbullah selama pembicaraan gencatan senjata 2024 dengan AS dan Prancis, yang menyampaikan pesan kepada Israel.

“Amal dapat mencoba menampilkan dirinya sebagai mitra Barat yang lebih ‘dapat diterima’ karena mereka berbicara dalam bahasa lembaga negara, negosiasi, dan rekonstruksi, sambil tetap mempertahankan kredibilitas di sebagian komunitas Syiah,” kata Salamey.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved