Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Senin, 29 Juni 2026 - 12:51 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Biden menuduh Trump melakukan “korupsi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Amerika di pemerintahan mana pun", mengeklaim bahwa Trump telah menghasilkan miliaran dolar sejak kembali ke Gedung Putih.
Biden kemudian menyuarakan kemarahannya atas rencana pemerintahan Trump untuk membayar kompensasi kepada mereka yang mengeklaim telah menjadi sasaran yang salah selama kerusuhan Capitol Hill pada 6 Januari. Alih-alih menikmati pembayaran kompensasi, Biden menyarankan agar orang-orang tersebut dipenjara untuk waktu yang sangat lama.
Meskipun Biden menyebut Trump sebagai “pecundang", justru dialah yang banyak diejek atas penampilannya dalam debat Juni 2024 melawan Trump sebagai kandidat presiden dari Partai Republik. Pada saat itu, Biden—yang sudah dibebani oleh kekhawatiran publik tentang usia dan kebugarannya—tampak bingung dan kehilangan fokus pada beberapa kesempatan.
Hanya beberapa hari setelah debat yang gagal tersebut, para anggota Kongres dari Partai Demokrat mulai secara terbuka mendesaknya untuk mundur. Biden akhirnya menarik diri dari pencalonannya pada bulan berikutnya dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris, yang kemudian dikalahkan Trump dalam pemilihan presiden.
Biden kemudian menyuarakan kemarahannya atas rencana pemerintahan Trump untuk membayar kompensasi kepada mereka yang mengeklaim telah menjadi sasaran yang salah selama kerusuhan Capitol Hill pada 6 Januari. Alih-alih menikmati pembayaran kompensasi, Biden menyarankan agar orang-orang tersebut dipenjara untuk waktu yang sangat lama.
Meskipun Biden menyebut Trump sebagai “pecundang", justru dialah yang banyak diejek atas penampilannya dalam debat Juni 2024 melawan Trump sebagai kandidat presiden dari Partai Republik. Pada saat itu, Biden—yang sudah dibebani oleh kekhawatiran publik tentang usia dan kebugarannya—tampak bingung dan kehilangan fokus pada beberapa kesempatan.
Hanya beberapa hari setelah debat yang gagal tersebut, para anggota Kongres dari Partai Demokrat mulai secara terbuka mendesaknya untuk mundur. Biden akhirnya menarik diri dari pencalonannya pada bulan berikutnya dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris, yang kemudian dikalahkan Trump dalam pemilihan presiden.
(mas)
Lihat Juga :