7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:25 WIB
loading...
A A A
Di sebuah taman lokal di Kasimpasa, Ahmet Kara, sepupu jauh Erdogan dan mantan pekerja kapal berusia 46 tahun, menjual teh di tempat kerabatnya yang terkenal itu pernah menjual simit – roti bundar yang merupakan camilan populer di Turki.

“Erdogan ada di hati kami, seorang pemimpin rakyat. Ada yang sangat menghormatinya dan ada yang tidak. Tetapi mayoritas orang yang tinggal di sini melihatnya sebagai contoh dari apa yang mungkin terjadi jika Anda bekerja keras,” kata Kara.

“Erdogan menjual roti, saya menjual teh. Dia telah membuktikan bahwa tidak masalah dari latar belakang mana kita berasal – mimpi dapat menjadi kenyataan bagi kita semua, dan semakin lama dia menjadi pemimpin kita, semakin kuat Turki.”

Yasar Ayhan, penata rambut Erdogan di Kasimpasa, berdiri dengan bangga di samping foto yang diambil bersama perdana menteri Turki di dalam salon perawatan Kardesler [“Saudara”].

“Saya mengenal Erdogan selama lebih dari 16 tahun, ayah kami berteman. Dia adalah orang yang jujur yang telah membuat hidup kami lebih mudah,” kata Ayhan.

“Ketika saya pergi haji ke Arab Saudi pada tahun 1998, tidak ada yang menerima satu juta lira Turki yang saya coba tukarkan. Tetapi ketika saya kembali pada tahun 2010, saya diberi 250 riyal Saudi sebagai ganti uang seratus lira; saat itulah saya menyadari bahwa sekarang ada kehidupan, ada masa depan.”

Ragip Meral, seorang sopir taksi berusia 58 tahun yang berasal dari Rize – wilayah Laut Hitam yang sama tempat orang tua Erdogan yang bermigrasi tiba di Istanbul – memuji perdana menteri atas perubahan di negara itu yang telah memberikan keamanan dan akses perawatan medis kepada keluarganya untuk pertama kalinya dalam hidup mereka.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Berita Terkini
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved