AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:12 WIB
loading...
A A A
Militer AS merespons dengan serangan terhadap lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran serta lokasi radar pantai pada hari Jumat, di mana CENTCOM mengeklaim bahwa "perilaku berbahaya" Iran merusak kebebasan navigasi di koridor perdagangan strategis.

"Iran diberi kesempatan untuk menghormati perjanjian gencatan senjata yang rapuh setelah serangan itu, tetapi memilih untuk tidak melakukannya," lanjut CENTCOM.

Memorandum Kesepahaman (MoU) 14 poin, yang ditandatangani presiden kedua negara secara elektronik pekan lalu, memperpanjang jeda pertempuran selama 60 hari dan memulihkan navigasi tanpa batasan melalui Selat Hormuz. Perjanjian tersebut menetapkan bahwa Iran harus menggunakan upaya terbaiknya untuk memastikan jalur pelayaran yang aman dan bebas biaya bagi kapal-kapal komersial selama periode tersebut.

Meskipun selat tersebut secara teknis terbuka, narasi yang saling bertentangan tentang siapa yang memegang kendali atas pos pemeriksaan maritim yang penting tersebut telah muncul dan Iran telah mencoba untuk menutupnya kembali.

Ancam Mengerikan Trump terhadap Iran


Sementara itu, Trump mengancam akan membuat negara Iran tidak akan ada lagi dengan alasan Teheran melanggar perjanjian gencatan senjata. Ancaman mengerikan ini disampaikan setelah serangan terbaru militer Amerika terhadap negara Islam tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved