Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:57 WIB
loading...
A A A
Melansir Al Arabiya, dana tersebut tidak akan dibentuk atau dioperasikan sampai kesepakatan akhir dan memuaskan tercapai. Nota kesepahaman, setelah ditandatangani, dimaksudkan untuk mengatur proses selama 60 hari ke depan.

“Dana itu hanya akan dibentuk setelah kesepakatan akhir ditandatangani,” kata sumber tersebut. “Selama 60 hari ini, administrator dana akan bekerja sama dengan warga Iran dan investor untuk merencanakan dan menentukan ruang lingkup proyek.”

Kementerian Luar Negeri Iran dan Kementerian Luar Negeri Pakistan, yang membantu menengahi kesepakatan dana investasi tersebut, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Seorang juru bicara Gedung Putih merujuk pada wawancara CBS dengan Wakil Presiden JD Vance pada hari Senin di mana ia mengatakan bahwa Iran dapat memperoleh akses ke dana rekonstruksi sebesar $300 miliar jika mematuhi kesepakatan dengan Washington, termasuk membongkar program nuklirnya, menghilangkan persediaan bahan yang diperkaya, dan menerima rezim inspeksi dan penegakan hukum yang ketat.

Sumber tersebut tidak mengatakan bagaimana dana tersebut akan dikelola atau oleh siapa, dengan mencatat bahwa detail penting masih perlu diselesaikan.

Sumber tersebut menyebutkan perusahaan-perusahaan dari Korea Selatan, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat di antara mereka yang telah membuat komitmen, tetapi menolak untuk memberikan daftar lengkap.

Memorandum 60 hari tersebut adalah kerangka kerja, bukan perjanjian akhir, dan para negosiator AS dan Iran diharapkan untuk bekerja di berbagai jalur selama periode tersebut yang mencakup masalah nuklir, sanksi, dan keamanan regional.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved