Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Selasa, 16 Juni 2026 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
Pemilihan legislatif terakhir di wilayah Palestina diadakan pada tahun 2006, ketika Hamas menang, mengalahkan partai Fatah pimpinan Abbas, yang sebelumnya mendominasi politik Palestina.
Akibatnya, Dewan Legislatif Palestina, yang merupakan parlemen Otoritas Palestina pimpinan Abbas, belum mengadakan pertemuan sejak tahun 2007.
Penyelenggaraan pemilihan umum merupakan bagian dari reformasi yang dituntut oleh komunitas internasional, yang mendukung Otoritas Palestina secara finansial.
Peneliti hukum Palestina Mahmud Al-Afranji mengatakan bahwa ada kemauan politik dan tekanan internasional terhadap Otoritas Palestina untuk menyelenggarakan pemilihan umum.
Namun, dia mengatakan kepada AFP bahwa kurangnya jaminan bahwa pemilihan umum akan diadakan di Yerusalem Timur yang diduduki Israel dan Jalur Gaza tetap menjadi hambatan untuk menyelenggarakan pemilihan legislatif.
Pada tahun 2021, Abbas mengumumkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang akan diadakan masing-masing pada bulan Mei dan Juli tahun itu.
Pemungutan suara kemudian ditunda tanpa batas waktu karena tidak adanya jaminan bahwa pemungutan suara dapat dilakukan di Yerusalem Timur, yang telah diduduki Israel sejak 1967.
Akibatnya, Dewan Legislatif Palestina, yang merupakan parlemen Otoritas Palestina pimpinan Abbas, belum mengadakan pertemuan sejak tahun 2007.
Penyelenggaraan pemilihan umum merupakan bagian dari reformasi yang dituntut oleh komunitas internasional, yang mendukung Otoritas Palestina secara finansial.
Peneliti hukum Palestina Mahmud Al-Afranji mengatakan bahwa ada kemauan politik dan tekanan internasional terhadap Otoritas Palestina untuk menyelenggarakan pemilihan umum.
Namun, dia mengatakan kepada AFP bahwa kurangnya jaminan bahwa pemilihan umum akan diadakan di Yerusalem Timur yang diduduki Israel dan Jalur Gaza tetap menjadi hambatan untuk menyelenggarakan pemilihan legislatif.
Pada tahun 2021, Abbas mengumumkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang akan diadakan masing-masing pada bulan Mei dan Juli tahun itu.
Pemungutan suara kemudian ditunda tanpa batas waktu karena tidak adanya jaminan bahwa pemungutan suara dapat dilakukan di Yerusalem Timur, yang telah diduduki Israel sejak 1967.
Lihat Juga :