Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Minggu, 14 Juni 2026 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Iran telah lama bersikeras bahwa pengayaan uranium adalah hak kedaulatannya. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan pada hari Jumat bahwa nota kesepahaman akan berfokus pada pengakhiran perang dan pembukaan kembali Selat Hormuz, sambil memberikan jangka waktu 60 hari untuk negosiasi lebih lanjut tentang program nuklir Iran. Teheran telah berulang kali membantah memiliki rencana untuk mengembangkan senjata nuklir.
AS dan Israel sebelumnya telah menuntut agar Iran sepenuhnya membongkar program nuklirnya dan menyerahkan seluruh persediaan uranium yang diperkaya. Netanyahu juga berulang kali menyerukan kepada rakyat Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka.
“Selama saya menjadi perdana menteri Israel, Iran tidak akan memperoleh senjata nuklir. Ada kesepakatan penuh antara Presiden Trump dan saya tentang masalah ini,” kata Netanyahu pada hari Jumat.
Namun, menurut laporan Axios dan CNN, berita bahwa kesepakatan hampir tercapai mengejutkan Netanyahu. Trump mengatakan Israel tidak punya pilihan selain menerima perjanjian tersebut dan mengakui telah menekan Netanyahu untuk menghentikan serangan udara di Lebanon selama beberapa percakapan telepon yang panas.
Baik Partai Demokrat maupun Partai Republik yang berbeda pendapat telah menuduh Trump berperang dengan Iran atas nama Israel. Trump telah menolak klaim tersebut, dan bersikeras bahwa dia bertindak demi kepentingan Amerika Serikat.
AS dan Israel sebelumnya telah menuntut agar Iran sepenuhnya membongkar program nuklirnya dan menyerahkan seluruh persediaan uranium yang diperkaya. Netanyahu juga berulang kali menyerukan kepada rakyat Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka.
“Selama saya menjadi perdana menteri Israel, Iran tidak akan memperoleh senjata nuklir. Ada kesepakatan penuh antara Presiden Trump dan saya tentang masalah ini,” kata Netanyahu pada hari Jumat.
Namun, menurut laporan Axios dan CNN, berita bahwa kesepakatan hampir tercapai mengejutkan Netanyahu. Trump mengatakan Israel tidak punya pilihan selain menerima perjanjian tersebut dan mengakui telah menekan Netanyahu untuk menghentikan serangan udara di Lebanon selama beberapa percakapan telepon yang panas.
Baik Partai Demokrat maupun Partai Republik yang berbeda pendapat telah menuduh Trump berperang dengan Iran atas nama Israel. Trump telah menolak klaim tersebut, dan bersikeras bahwa dia bertindak demi kepentingan Amerika Serikat.
(mas)
Lihat Juga :