Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:30 WIB
loading...
A A A
“Pihak-pihak yang berpartisipasi dalam diskusi mencapai pemahaman awal tentang isu-isu pelik dalam perjanjian tersebut,” ungkap Qassem kepada Anadolu tanpa mengungkapkan sifat atau detail dari pendekatan tersebut.

Perkembangan ini terjadi ketika Israel terus melanggar gencatan senjata dengan mencegah masuknya sejumlah makanan, obat-obatan, perlengkapan medis, bahan-bahan tempat tinggal, dan rumah prefabrikasi yang telah disepakati ke Gaza, dan dengan gagal membuka penyeberangan seperti yang diatur dalam perjanjian.

Pelanggaran tersebut telah menewaskan 981 warga Palestina dan melukai 3.111 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Ratusan ribu warga Palestina tinggal di tenda dan tempat penampungan sementara di seluruh Gaza setelah perang Israel menghancurkan rumah mereka atau menyebabkan kerusakan parah, memaksa mereka berulang kali mengungsi dan berada di kamp-kamp yang kekurangan kebutuhan dasar dan layanan penting.

Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza pada 8 Oktober 2023, sekitar 73.000 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 173.000 lainnya terluka, sementara kerusakan yang meluas telah memengaruhi 90% infrastruktur sipil di wilayah tersebut.

Baca juga: Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved