Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia

Selasa, 09 Juni 2026 - 12:18 WIB
loading...
A A A
“Seluruh kampanye pemilu dan pemungutan suara diwarnai oleh represi berat oleh otoritas Armenia terhadap partai dan gerakan oposisi, aktivis dan pendukung mereka,” lanjut kementerian tersebut.

“Gereja Apostolik Armenia, yang sangat dihormati di negara itu, juga ‘dihancurkan’ oleh kampanye penganiayaan," imbuhnya.

Kementerian itu mengatakan dukungan signifikan untuk partai-partai oposisi yang tidak sependapat dengan proposal Pashinyan guna menyelaraskan Armenia dengan Uni Eropa menunjukkan bahwa partai Kontrak Sipil tidak memiliki monopoli kekuasaan dan harus mempertimbangkan risiko penolakan kebijakan yang dinyatakannya oleh masyarakat yang terpolarisasi.

Para pejabat Rusia sebelumnya menyarankan agar Yerevan mengadakan referendum tentang arah masa depan Armenia, memperingatkan bahwa klaim Pashinyan bahwa negara itu dapat memiliki hubungan dekat dengan Uni Eropa dan Rusia hanyalah angan-angan.

Menurut Moskow, Brussels berusaha melemahkan Rusia, sementara zona perdagangan bebas Uni Eropa memiliki standar yang tidak sesuai dengan Ruang Ekonomi Eurasia, zona perdagangan bebas tempat Rusia berada.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Rusia: Ukraina Jadi...
Rusia: Ukraina Jadi Tambang Emas bagi Produsen Senjata Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved