Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran

Minggu, 07 Juni 2026 - 07:29 WIB
loading...
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo. Foto/vatican news
A A A
TEHERAN - Perang Amerika Serikat-Israel di Iran tidak memenuhi standar untuk “perang yang adil” dalam ajaran Katolik. Paus Leo menegaskan hal itu kembali selama kunjungannya ke ibu kota Spanyol, Madrid.

“Saya percaya ini sudah sangat jelas: Di Iran, kriteria untuk perang yang adil tidak ada,” tegas kepala Gereja Katolik itu, menanggapi seorang reporter.

Dia menjelaskan, “Teori perang yang adil berasal dari berabad-abad yang lalu ketika mustahil untuk membayangkan senjata dan kapasitas penghancuran yang tersedia bagi umat manusia saat ini.”

Komentar Paus ini menyusul perselisihan sebelumnya dengan Wakil Presiden AS JD Vance, yang membela perang tersebut sebagai “perang yang adil”, karakterisasi yang ditolak Paus Leo.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina telah mengeluarkan pernyataan yang menyatakan “kecaman keras” terhadap serangan Iran baru-baru ini terhadap Bahrain dan Kuwait, di mana beberapa rudal balistik diluncurkan dan dicegat.

Kementerian tersebut menyatakan agresi ini merupakan “eskalasi ancaman terhadap keamanan dan stabilitas di kawasan Teluk Arab, dan serangan langsung terhadap keamanan dan keselamatan mereka.”

Lebih lanjut dia menyebutkan, “Pelanggaran terang-terangan terhadap ketentuan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, hukum internasional, dan norma-norma internasional.”

Kementerian tersebut menyatakan “solidaritas penuh” Palestina dengan Bahrain dan Kuwait dan dukungannya “untuk semua langkah sah yang mereka ambil untuk melindungi kedaulatan, keamanan, dan stabilitas mereka.”

Baca juga: Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Berita Terkini
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved