Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran

Sabtu, 06 Juni 2026 - 09:18 WIB
loading...
A A A
Iran belum segera berkomentar atau membalas serangan AS terbaru di Pulau Qeshm, yang sebelumnya telah menjadi sasaran dalam baku tembak terpisah awal pekan ini.

Pada Selasa lalu, sebuah pesawat tempur AS menembakkan rudal Hellfire ke sebuah kapal tanker yang terkait dengan Iran untuk menegakkan blokade yang diberlakukan secara sepihak. Sebagai tanggapan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menargetkan sebuah kapal yang diduga berafiliasi dengan AS.

Pasukan AS kemudian meningkatkan eskalasi dengan serangan terhadap Pulau Qeshm, yang oleh CENTCOM digambarkan sebagai "serangan pertahanan diri terhadap stasiun kendali darat militer Iran". IRGC kemudian membalas dengan serangan rudal balistik terhadap instalasi militer AS di Kuwait dan Bahrain, tetapi AS bersikeras bahwa semua proyektil tersebut dicegat atau gagal mencapai targetnya.

Eskalasi ini semakin memperburuk gencatan senjata yang rapuh yang dicapai pada bulan April setelah lebih dari sebulan permusuhan yang dipicu oleh serangan AS-Israel terhadap Iran. Washington dan Teheran telah menegosiasikan nota kesepahaman yang dimaksudkan untuk memperpanjang gencatan senjata dan memulai kembali pembicaraan tentang program nuklir Iran.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Rabu lalu bahwa gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku meskipun terjadi baku tembak terbaru. “Itu bagian dunia yang berbeda,” kata Trump. “Saya akan mengatakan di bagian dunia itu, gencatan senjata adalah ketika Anda menembak dengan cara yang lebih moderat.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved