Intelijen Militer AS Klaim Kerugian Rusia Capai 3 Kali Lipat dalam 1 Tahun

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Ukraina mendapat dukungan dalam upayanya untuk menghentikan bom luncur Rusia, yang telah menghancurkan posisi garis depan. Rusia menjatuhkan sekitar 3.000 bom luncur setiap minggu, dan telah memodifikasinya dengan sistem pemandu dan sirip agar dapat menempuh jarak hingga 100 km. Hal itu memungkinkan pesawat Rusia untuk menerbangkannya ke titik pelepasan yang berada di luar jangkauan artileri anti-pesawat Ukraina.

Pada 28 Mei, Swedia mengumumkan akan menyumbangkan 16 pesawat tempur Gripen kepada Ukraina, yang juga akan membeli tambahan 20 pesawat melalui Pinjaman Dukungan Ukraina Uni Eropa dalam kesepakatan senilai $2,9 miliar.

“Kita tidak pernah memiliki sistem pertahanan udara yang cukup untuk menembak jatuh bom semacam itu,” kata Zelenskyy. “Oleh karena itu, pesawat tempur Gripen dengan persenjataan yang sesuai, khususnya rudal Meteor, yang menghancurkan target pada jarak lebih dari 200 kilometer, akan membantu kita memukul mundur pesawat Rusia.”

5. Ukraina Melancarkan Serangan Jarak Jauh ke Rusia

Secara terpisah, Ukraina melanjutkan serangan jarak jauhnya terhadap ekonomi minyak Rusia, yang mendanai perang.

Pada 23 Mei, Ukraina menyerang depot minyak dan terminal bongkar muat di Novorossiysk di Laut Hitam, menyebabkan kebakaran dan mengenai sebuah kapal tanker Rusia.

Keesokan harinya, Ukraina menyerang terminal minyak Tamanneftegaz, juga di Laut Hitam.

Selain itu, situs militer dan industri juga diserang, termasuk pabrik Metafrax Chemicals di Perm, seluas 1.700.000 km persegi. Beberapa meter di dalam wilayah Rusia, dan Pangkalan Udara Taganrog di Rostov, menyebabkan kebakaran di sebuah pabrik perbaikan pesawat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Fantastis! Bangladesh...
Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun
Rekomendasi
Seleksi Mandiri Nilai...
Seleksi Mandiri Nilai UTBK Universitas Brawijaya 2026 Resmi Dibuka, Cek Infonya
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved