Trump Berubah Lagi, Perintahkan Negosiator AS Jangan Terburu-buru Deal dengan Iran

Senin, 25 Mei 2026 - 07:35 WIB
loading...
A A A
Para pejabat Iran belum berkomentar secara terbuka tentang persyaratan yang dilaporkan, tetapi sebelumnya mengatakan fokus pembicaraan tetap pada pengakhiran perang, dan bahwa detail nuklir tidak dibahas pada tahap ini.

Kantor berita Fars yang berbasis di Iran juga membantah klaim Trump bahwa Selat Hormuz akan "dibuka" begitu saja, dengan mengatakan bahwa jalur perairan tersebut akan tetap berada di bawah pengelolaan Iran.

Iran telah berulang kali menggambarkan kendali atas Selat Hormuz sebagai pengaruh strategis utamanya dan telah berupaya mengubah rezim hukum yang mengatur selat tersebut.

Mohammad Mokhber, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, menggambarkan jalur perairan tersebut sebagai “kemampuan yang setara dengan bom atom", dan mengatakan Teheran tidak akan mengorbankan keuntungan yang diperoleh selama perang tanpa konsesi dari Washington.

Nota kesepahaman (MOU) yang diusulkan juga dilaporkan menyatakan bahwa perang antara Israel dan Hizbullah di Lebanon akan berakhir. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan menyampaikan kekhawatiran tentang ketentuan tersebut dan bagian lain dari draf tersebut selama percakapannya dengan Trump pada hari Sabtu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved