Rusia Kecam AS karena Kerahkan Kapal Induk Nuklir Diduga untuk Menginvasi Kuba

Jum'at, 22 Mei 2026 - 08:31 WIB
loading...
A A A
Moskow juga menggunakan pernyataan tersebut untuk mengutuk apa yang disebutnya sebagai sanksi sepihak yang tidak dapat diterima terhadap Kuba, menegaskan kembali solidaritasnya dengan pemerintah dan rakyat Kuba, dan berjanji untuk terus memperkuat hubungan bilateral dengan Havana.

Uni Eropa IkutSentil AS


Uni Eropa ikut menyentil langkah AS meski dengan nada yang lebih lembut. Kaja Kallas, kepala kebijakan luar negeri blok tersebut, berbicara di Mexico City, mengakui dalamnya krisis yang melanda Kuba. Dia mengatakan bahwa situasi ekonomi pulau itu "benar-benar mencapai titik kritis" setelah apa yang digambarkannya sebagai puluhan tahun salah urus dan penindasan politik.

Dia menyerukan agar rakyat Kuba memiliki "kesempatan dan kebebasan", secara eksplisit menyerukan diakhirinya "pengendalian dan isolasi" pulau tersebut. Meski demikian, Kallas enggan secara langsung membahas kampanye tekanan AS atau pengerahan kapal induk.

Kuba, di bawah blokade bahan bakar AS dan embargo yang telah berlangsung lama, telah menghadapi kekurangan pangan, obat-obatan, dan bahan bakar yang parah dalam beberapa tahun terakhir, memicu gelombang emigrasi yang telah dibandingkan dengan eksodus massal tahun 1980-an dan 1990-an.

Kasus Brothers to the Rescue telah menjadi isu bagi komunitas pengasingan Kuba di Miami selama tiga dekade. Pemerintahan AS sebelumnya telah mengejar pertanggungjawaban sebagian, dengan menghukum seorang agen intelijen Kuba yang terkait dengan penembakan dua pesawat tersebut, tetapi belum ada pejabat senior Kuba yang menghadapi dakwaan hingga minggu ini.

Raul Castro, yang menyerahkan jabatan presiden Kuba kepada Miguel Diaz-Canel pada tahun 2018 dan mengundurkan diri sebagai kepala Partai Komunis Kuba pada tahun 2021, secara luas diyakini masih memiliki pengaruh signifikan dalam pemerintahan Kuba.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved