Italia Serukan Sanksi Uni Eropa untuk Menteri Israel Ben-Gvir

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:02 WIB
loading...
Italia Serukan Sanksi...
Menteri sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir. Foto/al arabiya
A A A
ROMA - Italia telah meminta Uni Eropa (UE) untuk memberikan sanksi kepada menteri sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, karena mengunggah video yang menunjukkan para aktivis yang ditahan dari Armada Global Sumud yang menuju Gaza berlutut dengan tangan terikat dan dahi di tanah.

Seruan itu seiring banyaknya kemarahan, kejutan, dan kecaman di Eropa atas perlakuan Israel terhadap para aktivis armada Gaza.

Beberapa pemimpin Uni Eropa mengatakan tindakan Israel tidak dapat diterima dan bertentangan dengan hukum internasional.
Di Prancis, para pemimpin menggambarkan perilaku Israel sebagai tidak bermartabat. Prancis termasuk di antara negara-negara Uni Eropa yang memanggil duta besarnya untuk Israel.

Namun, kami memahami bahwa sebenarnya wakil duta besar Israel-lah yang akan bertemu dengan Kementerian Luar Negeri Prancis.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyebut gambar-gambar yang dibagikan Ben-Gvir sama sekali tidak dapat diterima, menyerukan Israel melindungi warga negara Eropa, terutama warga negara Prancis, dan memperlakukan mereka dengan hormat.

Kami juga mendengar dari Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. Madrid sangat vokal dalam mengkritik beberapa tindakan Israel.

Sanchez mengatakan gambar-gambar orang yang diikat dan tergeletak di lantai sama sekali tidak dapat diterima, bukan cara orang seharusnya diperlakukan.

Sanchez mengatakan Ben-Gvir dilarang datang ke Spanyol dan mendesak Uni Eropa untuk berbuat lebih banyak untuk melarang individu-individu tersebut memasuki wilayah Eropa.

Kami telah mendengar pernyataan serupa dari Jerman, Irlandia, dan Belanda. PM Italia Giorgia Meloni telah meminta Israel meminta maaf atas perlakuannya terhadap para aktivis.

Menteri Luar Negeri Antonio Tajani mengatakan di media sosial bahwa ia telah meminta sanksi terhadap Ben-Gvir “atas tindakan yang tidak dapat diterima yang dilakukan terhadap armada tersebut, menangkap para aktivis di perairan internasional dan menundukkan mereka pada pelecehan dan penghinaan, yang melanggar hak asasi manusia yang paling mendasar.”

Baca juga: Iran Ancam Sistem Perizinan untuk Kabel Internet yang Melintasi Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved