Iran Ancam Sistem Perizinan untuk Kabel Internet yang Melintasi Selat Hormuz

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:30 WIB
loading...
Iran Ancam Sistem Perizinan...
Papan reklame besar terpasang di Lapangan Vanak di Teheran, Iran, pada 12 April 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
A A A
TEHERAN - Garda Revolusi Iran mengancam akan memberlakukan "sistem perizinan" pada kabel serat optik internet yang melewati Selat Hormuz. Ini langkah yang dilihat sebagai bagian dari upaya Teheran untuk memperketat kendali atas salah satu jalur terpenting di dunia untuk energi, perdagangan, dan komunikasi.

Di antara kabel utama yang melintasi Selat tersebut adalah cabang dari kabel AAE-1 (Asia-Afrika-Eropa 1), sistem kabel bawah laut utama yang menghubungkan Asia dan Eropa melalui Timur Tengah, menghubungkan titik-titik dari Hong Kong hingga Prancis melalui Mesir.

Kabel Falcon dan Gulf Bridge juga melewati Selat tersebut, menghubungkan negara-negara Teluk, termasuk Iran, dengan India dan Afrika Timur, hingga ke Mesir.

“Kabel-kabel ini membawa semua jenis data, mulai dari video, email, dan lalu lintas media sosial hingga transaksi keuangan dan komunikasi pemerintah,” ungkap Alan Mauldin, direktur riset di perusahaan data telekomunikasi TeleGeography.

Mauldin mengatakan risiko gangguan global besar tetap terbatas karena aliran data antara Eropa dan Asia tidak melewati cabang AAE-1.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved