Negaranya Diserang Drone, PM dan Presiden Negara NATO Ini Ngumpet di Bunker
Kamis, 21 Mei 2026 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Gangguan elektronik Rusia telah disalahkan atas pelanggaran wilayah udara drone Ukraina ke Finlandia, Estonia, Latvia, dan Lithuania, yang semuanya berbatasan dengan Rusia. Sebuah jet tempur NATO menembak jatuh sebuah drone di atas Estonia pada hari Selasa, sementara perdana menteri Latvia mengundurkan diri pekan lalu karena pelanggaran tersebut.
“Ancaman publik Rusia terhadap negara-negara Baltik kami sama sekali tidak dapat diterima,” kata von der Leyen di media sosial, seperti dikutip The Guardian, Kamis (21/5/2026).
“Rusia dan Belarusia memikul tanggung jawab langsung atas drone yang membahayakan nyawa dan keamanan orang-orang di sisi timur kami," paparnya.
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan pada hari Rabu bahwa drone yang jatuh di negara-negara Baltik diluncurkan oleh Ukraina. "[Namun] drone tersebut bukan berada di sana karena Ukraina ingin mengirim drone ke Latvia, Lithuania, atau Estonia. Drone tersebut berada di sana karena serangan skala penuh yang sembrono dan ilegal dari Rusia," katanya.
Beberapa anggota Uni Eropa dan NATO mengatakan bahwa respons yang lebih tegas mungkin diperlukan. Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan pada hari Rabu: “Perang Ukraina-Rusia mungkin segera mengarah pada situasi di mana kita harus bereaksi dengan tegas.”
Angkatan Darat Lithuania mengatakan sinyal radar "khas pesawat tak berawak" telah terdeteksi di wilayah udara Belarusia. Vilmantas Vitkauskas, kepala Pusat Manajemen Krisis Nasional, mengatakan sebuah drone telah terlihat di daerah Vilnius.
“Ancaman publik Rusia terhadap negara-negara Baltik kami sama sekali tidak dapat diterima,” kata von der Leyen di media sosial, seperti dikutip The Guardian, Kamis (21/5/2026).
“Rusia dan Belarusia memikul tanggung jawab langsung atas drone yang membahayakan nyawa dan keamanan orang-orang di sisi timur kami," paparnya.
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan pada hari Rabu bahwa drone yang jatuh di negara-negara Baltik diluncurkan oleh Ukraina. "[Namun] drone tersebut bukan berada di sana karena Ukraina ingin mengirim drone ke Latvia, Lithuania, atau Estonia. Drone tersebut berada di sana karena serangan skala penuh yang sembrono dan ilegal dari Rusia," katanya.
Beberapa anggota Uni Eropa dan NATO mengatakan bahwa respons yang lebih tegas mungkin diperlukan. Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan pada hari Rabu: “Perang Ukraina-Rusia mungkin segera mengarah pada situasi di mana kita harus bereaksi dengan tegas.”
Angkatan Darat Lithuania mengatakan sinyal radar "khas pesawat tak berawak" telah terdeteksi di wilayah udara Belarusia. Vilmantas Vitkauskas, kepala Pusat Manajemen Krisis Nasional, mengatakan sebuah drone telah terlihat di daerah Vilnius.
Lihat Juga :