Trump Pulang dari China, AS dan Iran di Ambang Perang Besar Lagi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Dua pejabat Timur Tengah, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas masalah operasional, mengatakan Amerika Serikat dan Israel sedang melakukan persiapan intensif—yang terbesar sejak gencatan senjata berlaku—untuk kemungkinan dimulainya kembali serangan terhadap Iran paling cepat minggu depan.

“Mereka akan membuat kesepakatan atau mereka akan dihancurkan,” kata Trump pada hari Selasa sebelum berangkat ke China. “Jadi, dengan satu atau lain cara, kami menang.”

Jika Trump memutuskan untuk melanjutkan serangan militer, opsi yang tersedia termasuk serangan bom yang lebih agresif terhadap target militer dan infrastruktur Iran, kata para pejabat AS.

Opsi lain, lanjut mereka, adalah menempatkan pasukan Operasi Khusus di lapangan untuk mengejar material nuklir yang terkubur jauh di bawah tanah. Beberapa ratus pasukan Operasi Khusus tiba di Timur Tengah pada bulan Maret dalam penempatan yang dimaksudkan untuk memberi Trump opsi tersebut, imbuh para pejabat AS.

Sebagai pasukan darat khusus, mereka dapat digunakan dalam misi yang ditujukan untuk uranium yang sangat diperkaya Iran di situs nuklir Isfahan. Namun, operasi semacam itu juga membutuhkan ribuan pasukan pendukung, yang kemungkinan akan membentuk perimeter keamanan dan dapat terlibat dalam pertempuran dengan pasukan Iran.

Para pejabat militer AS mengakui bahwa opsi tersebut akan membawa risiko besar korban jiwa.

Sementara itu, para pejabat Iran telah menyatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan diri untuk kembali berperang.

“Angkatan bersenjata kami siap memberikan respons yang pantas terhadap agresi apa pun; strategi dan keputusan yang salah akan selalu menghasilkan hasil yang salah,” tulis Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf di media sosial. “Seluruh dunia telah menyadari hal ini. Kami siap untuk semua opsi; mereka akan terkejut.”

Serangan baru terhadap Iran kemungkinan akan melanjutkan pertempuran yang terhenti sebelum Iran dan Amerika Serikat mencapai gencatan senjata di menit-menit terakhir pada 7 April. Menjelang kesepakatan itu, Trump mengancam akan mulai menghancurkan “seluruh peradaban” Iran jika negara itu tidak mengizinkan pengiriman komersial untuk melewati Selat Hormuz dengan aman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Terungkap! AS Tak Bantu...
Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran
Rekomendasi
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved