Mesir Kirim Jet Tempur ke UEA untuk Tembak Jatuh Drone dan Rudal Iran, Ini Respons Teheran
Senin, 11 Mei 2026 - 19:24 WIB
loading...
A
A
A
Ditanya tentang laporan bahwa Mesir telah mengirimkan jet ke UEA yang menembak jatuh drone Iran, Baghaei mengatakan hubungan Iran dengan Mesir didasarkan pada “saling menghormati”.
“Yang menjadi perhatian adalah keamanan kawasan; setiap tindakan intervensi yang dapat merusak stabilitas kawasan ditolak, terlepas dari badan, pihak, atau negara yang ikut campur,” katanya.
“Keamanan dan stabilitas regional harus dipulihkan dan dipertahankan dengan cara meningkatkan standar saling percaya di antara negara-negara regional.”
“Kapan pun kita dipaksa untuk berperang, kita akan berperang, dan kapan pun ada ruang untuk diplomasi, kita akan memanfaatkan kesempatan itu,” tambah juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
“Namun, diplomasi memiliki aturannya sendiri,” kata Baghaei. “Keputusan akan didasarkan pada kepentingan nasional kita, dan Iran telah membuktikan bahwa kita bertekad untuk melindungi kepentingan rakyat kita.”
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan AS terus memiliki “tuntutan yang tidak masuk akal”, menambahkan bahwa tanggapan Iran terhadap proposal AS terbaru, yang dikirim Teheran ke Pakistan pada hari Minggu, “tidak berlebihan”.
“Yang menjadi perhatian adalah keamanan kawasan; setiap tindakan intervensi yang dapat merusak stabilitas kawasan ditolak, terlepas dari badan, pihak, atau negara yang ikut campur,” katanya.
“Keamanan dan stabilitas regional harus dipulihkan dan dipertahankan dengan cara meningkatkan standar saling percaya di antara negara-negara regional.”
“Kapan pun kita dipaksa untuk berperang, kita akan berperang, dan kapan pun ada ruang untuk diplomasi, kita akan memanfaatkan kesempatan itu,” tambah juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
“Namun, diplomasi memiliki aturannya sendiri,” kata Baghaei. “Keputusan akan didasarkan pada kepentingan nasional kita, dan Iran telah membuktikan bahwa kita bertekad untuk melindungi kepentingan rakyat kita.”
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan AS terus memiliki “tuntutan yang tidak masuk akal”, menambahkan bahwa tanggapan Iran terhadap proposal AS terbaru, yang dikirim Teheran ke Pakistan pada hari Minggu, “tidak berlebihan”.
Lihat Juga :