Mengapa MBS Tolak Operasi Proyek Kebebasan di Selat Hormuz?

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A

2. Arab Saudi Sudah Frustasi

Menurut laporan tersebut, Arab Saudi frustrasi dengan "penanganan perang yang tidak menentu" oleh panglima tertinggi Amerika, yang menyebabkan negara-negara Timur Tengah, terutama Uni Emirat Arab (UEA), menanggung beban serangan balasan Iran.

Riyadh, penandatangan Perjanjian Abraham, awalnya melihat keuntungan dari agresi AS dan Israel terhadap Republik Islam. Namun, sekarang kerajaan tersebut khawatir tentang ketidakpastian Trump dan kurangnya tujuan yang koheren.

3. Khawatir Iran Akan Melakukan Serangan Balasan

Sumber-sumber juga mengatakan kepada FT bahwa ancaman Trump untuk menyerang infrastruktur sipil dan menghancurkan semua pembangkit listrik Iran membuat Riyadh khawatir, karena kemungkinan besar akan memicu respons yang lebih ganas dari rezim Islam tersebut.

Kerajaan Arab Saudi kini telah bergabung dengan negara-negara Arab lainnya dalam memperingatkan Trump agar tidak berperang, mendesak Washington untuk mencari solusi diplomatik. Mereka juga mendukung upaya Pakistan untuk menengahi kesepakatan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.

4. Kekhawatiran Saudi Memang Terbukti

Segera setelah pasukan AS melancarkan upaya untuk mentransitkan kapal melalui Hormuz, Teheran merespons dengan melancarkan lebih dari selusin serangan udara ke UEA, sebagian besar berhasil dicegat, tetapi sebuah fasilitas minyak di Fujairah terbakar, melukai tiga warga India yang bekerja di sana.

Pasukan Iran juga menyerang tiga kapal angkatan laut Amerika dan kapal dagang, yang dicegat oleh pasukan AS. Drone dan kapal serang cepat juga dikirim untuk menyerang kapal-kapal komersial. Pemerintahan Trump mengatakan telah menembak jatuh drone dan rudal serta menenggelamkan enam kapal kecil Iran.

Agresi tersebut mengancam gencatan senjata yang rapuh selama sebulan antara kedua negara. Namun, Trump mencoba mengecilkan masalah ini, mengklaim bahwa itu bukan "tembakan berat" tetapi hanya "sentuhan ringan", dan gencatan senjata tetap berlaku.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved