Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong

Minggu, 03 Mei 2026 - 13:31 WIB
loading...
A A A
Visibilitas serangan tersebut telah mengubah cerita dari insiden terisolasi menjadi pola kekerasan kolektif yang mengkhawatirkan di ruang publik, yang dilakukan oleh sekelompok besar pria.

Laporan lokal menunjukkan bahwa perempuan diharuskan untuk tetap berada di dalam ruangan selama sebagian festival, dan mereka yang tidak mematuhi aturan tersebut akan menjadi sasaran publik.

Konteks ini membingkai rekaman tersebut sebagai bukan sekadar kekacauan acak, melainkan lebih sebagai respons terhadap lingkungan yang secara aktif menantang kehadiran perempuan di ruang publik, terkadang dengan kekerasan.

Para pembela hak-hak perempuan mengatakan insiden tersebut menunjukkan masalah yang lebih dalam, yang melampaui satu peristiwa saja.

“Ini bukan hanya tentang apa yang terjadi dalam video-video itu,” kata Rita Aiki, seorang pembela hak-hak gender dari Women’s Rights Advancement and Protection Alternative (WRAPA), seperti dikutip dari news.com.au, Minggu (3/5/2026).

“Ini tentang kondisi yang memungkinkan kekerasan semacam ini terjadi di ruang publik, dengan begitu banyak orang yang menonton dan tidak ada yang turun tangan.”

Bagi banyak orang, reaksi seputar serangan tersebut sama mengganggunya dengan kekerasan itu sendiri. “Ini memberi tahu Anda sesuatu tentang apa yang dinormalisasi dalam masyarakat tertentu,” kata Aiki.

“Ketika orang-orang dapat melakukan ini secara terbuka, dan orang lain memperlakukannya seperti tontonan, itu melampaui tindakan individu.”

Insiden tersebut telah memperbarui kekhawatiran tentang keselamatan perempuan di ruang publik, terutama selama pertemuan besar di mana akuntabilitas dapat dengan mudah berkurang.

Meskipun pihak berwenang telah menekankan bahwa festival tersebut tidak mendukung kekerasan, para kritikus berpendapat bahwa memisahkan tradisi dari insiden tersebut tidak banyak membantu untuk menjelaskan bagaimana serangan semacam itu dapat terjadi secara terbuka dan dalam skala besar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
Berita Terkini
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved