Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong

Minggu, 03 Mei 2026 - 13:31 WIB
loading...
A A A
Namun, bahkan saat penangkapan dilakukan, pihak berwenang juga mulai membentuk pemahaman tentang insiden tersebut. Polisi menggambarkan serangan tersebut dalam temuan awal sebagai pekerjaan "elemen kriminal" yang membajak festival, sebuah kerangka yang mencoba memisahkan kekerasan dari acara budaya itu sendiri.

Para pemimpin komunitas setempat melangkah lebih jauh, menyangkal bahwa telah terjadi pemerkosaan dan bersikeras bahwa festival tersebut telah "disalahartikan".

Dalam sebuah pernyataan, mereka menggambarkan festival Alue-Do sebagai ritual kesuburan, mengatakan bahwa tindakan simbolis seperti menyeret dan menuangkan pasir pada individu secara tradisional dimaksudkan untuk memohon berkah bagi pasangan yang kesulitan untuk hamil.

Mereka menambahkan bahwa klaim kekerasan seksual yang meluas adalah "palsu dan menyesatkan", dan menegaskan bahwa tidak ada pemerkosaan yang tercatat secara resmi meskipun ada banyak video yang beredar online.

Para pemimpin mengakui bahwa beberapa individu mungkin telah bertindak "tidak bertanggung jawab", tetapi menekankan bahwa perilaku tersebut bukanlah bagian dari tradisi dan tidak boleh dianggap sebagai representasi dari festival itu sendiri.

Namun, penjelasan tersebut tidak banyak mengurangi reaksi negatif. Di seluruh media sosial, reaksi sangat cepat dan marah.

Video-video serangan tersebut telah ditonton jutaan kali di Facebook, Instagram, dan X, dengan banyak penonton terkejut bukan hanya oleh kekerasan yang terang-terangan, tetapi juga bagaimana kekerasan itu dilakukan di siang bolong dan tanpa intervensi.

Video-video berbeda menunjukkan sekelompok pria tertawa dan merekam saat mereka mendekati para korban. Dalam satu klip, seorang wanita muda terlihat menangis dan memegangi pakaiannya yang robek saat diserang oleh pria-pria yang mengelilinginya.

Salah satu korban, Ezeugo Ijeoma Rosemary, seorang mahasiswi, mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia diserang beberapa saat setelah tiba di dekat area tersebut dengan sepeda.

“Begitu saya turun, mereka langsung berteriak ‘tahan dia, tahan dia, itu perempuan’, dan mereka mengeroyok saya seperti lebah,” katanya.

“Sekumpulan besar orang mulai menarik pakaian saya sampai saya telanjang. Mereka menarik payudara saya dan menyentuh seluruh tubuh saya. Saya berteriak minta tolong.”

Dia mengatakan bahwa dia akhirnya diselamatkan oleh seorang warga, tetapi ponselnya diambil, dan menambahkan bahwa dia masih merasakan sakit dan trauma serta belum kembali ke sekolah sejak kejadian tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
FIFA: Cooling Break...
FIFA: Cooling Break Dihilangkan di Laga Meksiko vs Ekuador
3 Purnawirawan Polri...
3 Purnawirawan Polri Dianugerahi Pangkat Kehormatan: Sidarto Danusubroto, Taufiequrachman Ruki, dan Taufiq Effendi
Ramalan Nyeleneh Dukun...
Ramalan Nyeleneh Dukun Ghana Viral: Argentina Tersingkir, Portugal Juara Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved