Putra Miliarder India Ingin Tampung Kuda Nil Milik Pablo Escobar

Rabu, 29 April 2026 - 08:35 WIB
loading...
A A A
Surat tersebut, yang dipublikasikan di akun Instagram kebun binatang, mengatakan "inti dari proposal ini adalah keyakinan Vantara bahwa setiap kehidupan itu penting dan bahwa kita memiliki tanggung jawab bersama untuk melindungi kehidupan di mana pun memungkinkan".

Escobar memelihara kuda nil tersebut di peternakannya, Hacienda Nápoles - sebuah perkebunan mewah yang terletak sekitar 250 km barat laut ibu kota Bogotá.

Setelah kematiannya, kedua kuda nil tersebut dibiarkan berkeliaran bebas dan berkembang biak di sepanjang lembah sungai utama Kolombia, Magdalena.

Upaya pengendalian pertumbuhan populasi kuda nil gagal, karena kurangnya predator dan wilayah Antioquia yang subur dan berawa menyediakan kondisi sempurna bagi hewan asli Afrika ini untuk berkembang biak.

Para pemerhati lingkungan Kolombia mengatakan bahwa kuda nil, yang diyakini sebagai populasi terbesar di luar Afrika, adalah spesies invasif dan telah mengusir fauna asli.

Masyarakat nelayan di sepanjang Sungai Magdalena telah diserang oleh kuda nil - salah satu hewan darat terbesar, dengan kuda nil jantan dewasa memiliki berat hingga tiga ton.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved